author Ahmad Muhardian

Belajar C++ #03: Sintak Dasar C++ yang Harus Kamu Pahami!


Pada dasarnya setiap bahasa pemrograman itu sama.

Sama-sama punya variabel, loop, fungsi, statement, dan lain-lain.

Namun…

…yang membedakan adalah sintak dan simbol yang digunakan.

Sintak merupakan aturan-aturan, prinsip, dan proses yang mengatur struktur dari bahasa pemrograman.1

Bahasa pemrograman C++ adalah bahasa yang lahir dari pengembangan bahasa C.

Sintaks bahasa pemrograman C++ sama seperti bahasa C.

Buat kamu yang sudah belajar bahasa pemrograman C, saya yakin kamu akan mudah memahami bahasa C++.

Baik, apa saja sih sintaks dasar yang harus dipahami dari bahasa C++?

Mari kita bahas…

1. Struktur Dasar Program C++

Bentuk atau struktur dasar program yang dibuat dengan C++ terdiri dari tiga bagian:

  1. Bagian include
  2. Bagian namespace
  3. Bagian fungsi

Mari kita lihat contohnya:

Struktur dasar program C++

Ini adalah struktur paling sederhana dari program C++.

Kamu harus mengingatnya.

Berikut ini penjelasan detail setiap bagian:

1. Bagian Deklarasi Include

Pada bagian ini, kita mendefinisikan library (pustaka) apa saja yang akan kita gunakan di dalam program.

Library bisa kita anggap sebagai program lain yang ingin kita gunakan di dalam program kita.

Pada contoh di atas, kita menggunakan pustaka iostream. Library ini berisi fungsi-fungsi untuk melakukan input dan output.

Kadang kita juga akan menemukan library yang di-include dengan ekstensi .h, .cpp, .hpp, .cc, .c, dsb.

Contoh:

#include <math.h>
#include <signal.h>
#include <time.h>
#include "hello.h"

Semua memiliki arti yang sama, yaitu: gunakan library yang lain ke dalam program ini.

Perbedaanya pada jenis file yang akan diimpor:

  • .h artinya header file dari C atau C++;
  • .cpp artinya source code dari C++;
  • .hpp artinya header file dari C++;
  • .cc dan .c artinya header file dari C.

Lalu perbedaan yang lain tedapat pada simbol yang digunakan untuk include.

Jika menggunakan tanda kurung siku <...> maka program akan mencari library ke dalam sistem komputer kita.

Sedangkan yang menggunakan tanda petik, akan mencari ke lokasi yang ditentukan di sana.

Contoh:

#include "/home/dian/hello.h"

Maka program akan mencari library ke dalam direktori /home/dian/.

2. Bagian Deklarasi Namespace

Bagian ini sebenarnya bersifat opsional, bisa ditulis bisa tidak.

Pada contoh di atas, kita menggunakan namespace std. Karena fungsi-fungsi pada iostream dibungkus dalam namespace std.

Apabila kita tidak menggunakan namespace std, maka untuk menggunakan fungsi cin dan cout yang ada pada iostream harus diawali dengan std::.

Seperti ini:

std::cout << "Hello World!" << endl;
std::cout << "Belajar C++!" << endl;

Jika tidak ingin menulis std:: terus-menerus, maka gunakanlah namespace std.

3. Bagian Fungsi

Bagian ini adalah baigan terpenting, di sinilah kita akan banyak menulis kode program.

Pada contoh di atas, terdapat fungsi main.

Fungsi main() adalah fungsi yang akan dieksekusi pertamakali saat program dibuka.

Fungsi ini wajib ada di setiap program yang dibuat untuk dieksekusi.

Tapi…

Jika hanya membuat program yang berfungsi sebagai library saja, fungsi main() boleh tidak dibuat.

Selain fungsi main() kita juga bisa membuat fungsi yang lain pada bagian ini.

Contoh:

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
   cout << "Hello world!" << endl;
   return 0;
}

void hello(){
   cout << "Hello apa kabar?" << endl;
}

Pada contoh di atas kita membuat fungsi hell() di bawah fungsi main().

Apakah boleh ditulis di atas fungsi main()?

Boleh.

Yang tidak boleh, menuliskannya di dalam fungsi main seperti ini:

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
   cout << "Hello world!" << endl;
   void hello(){
      cout << "Hello apa kabar?" << endl;
   }
   return 0;
}

2. Penulisan Statement dan Ekspresi

Statemen dan ekspresi adalah perintah-perintah yang ditulis di dalam fungsi.

Contoh:

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
   cout << "Hello world!" << endl;
   cout << "Hari ini saya belajar c++" << endl;
   cout << "Belajar C++ itu mudah";
   return 0;
}

Perhatikan baris-baris ini:

cout << "Hello world!" << endl;
cout << "Hari ini saya belajar c++" << endl;
cout << "Belajar C++ itu mudah";
return 0;

Ini adalah statement dan ekspresi.

Penulisan statement dan ekspresi wajib diakhiri dengan titik-koma (;).

Apabila tidak ada titik-koma, maka program akan error.

3. White Space

White Space biasanya dibuat dengan tab dan spasi.

C++ tidak memiliki aturan yang ketat dalam penulisan White space.

Misalnya kita buat program seperti ini:

Penulisan white space pada program C++

Program ini akan tetap valid dan bisa dikompilasi.

Namun, agar program mudah dibaca sebaiknya gunakan white space secara bijak. Karena kode program kita tidak hanya akan dibaca oleh komputer saja.

Programmer yang baik, selalu menulis kode yang manusiawi. 😊

4. Penulisan Blok Kode

Blok kode adalah kumpulan dari beberapa statemen yang dibungkus dengan tanda kurung kurawal {...}.

Contoh:

Blok program pada C++

Pada contoh di atas terdapat dua blok program. Blok pertama adalah blok fungsi main() lalu blok kedua adalah blok perulangan for.

Blok perulangan for berada di dalam blok fungsi main().

Lalu pertanyaannya:

Apakah boleh blok main() berada di dalam blok for?

Jawabannya: tidak!

Karena blok main() merupakan fungsi.

Selain blok fungsi dan class, blok yang lainnya bisa ditulis di dalam blok for. Contohnya seperti blok if, while, for, do/while, dsb.

5. Penulisan Komentar

Komentar adalah bagian kode yang akan diabaikan oleh komputer. Ada dua cara penulisan komentar pada C++:

  1. Menggunakan garis miring ganda //;
  2. dan menggunakan garis miring bintang /**/.

Contoh:

#include <iostream>
using namespace std;

/* ini adalah komentar
yang lebih dari satu baris */

int main(){
   // ini adalah komentar satu baris
   cout << "Hello world!" << endl;
   return 0;
}

Komentar biasanya digunakan untuk memberikan informasi tambahan pada kode program dan juga menonaktifkan statement maupun blok kode.

Contoh:

#include <iostream>
using namespace std;

/* ini adalah komentar
yang lebih dari satu baris */

int main(){
   // ini adalah komentar satu baris
   cout << "Hello world!" << endl;
   // cout << "Tutorial C++ untuk pemula" << endl;
   return 0;
}

Perhatikan baris ini:

// cout << "Tutorial C++ untuk pemula" << endl;

Ini adalah sebuah komentar, bukan lagi sebuah statement. Karena di depannya ada garis miring ganda (//).

6. Penulisan String dan Karakter

String merupakan kumpulan karakter…

…atau kita juga bisa sebut dengan teks.

String dalam program C++ ditulis dengan diapit tanda ptik ganda ("...") dan untuk karakter ditulis dengan tanda petik tunggal ('...').

Contoh:

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
   // contoh penulisan string
   cout << "Tutorial C++ untuk Pemula" << endl;
   // contoh penulisan karakter
   cout << 'a' << endl;
   return 0;
}

Apa Selanjutnya?

Selamat! 🎉

Kamu sudah belajar tentang struktur sintak dasar pemrograman C++.

Tentu ini masih belum cukup.

Karena itu, agar semakin paham…

…silahkan lanjutkan belajar:

📖 Untuk daftar tutorial C++ lainnya, lihat di List Tutorial C++

Baca Juga ini

Belajar Pemrograman GUI dengan Qt di Linux: Persiapan Awal dan Pengenalan

Belajar Pemrograman GUI dengan Qt di Linux: Persiapan Awal dan Pengenalan

Qt adalah salah satu librarya atau framework yang bisa kita gunakan untuk membuat antar muka grafis (GUI). Qt tidak hanya bisa digunakan di Linux, Qt juga bisa untuk Windows dan MacOS. Jadi, dengan Qt kita cukup buat satu program dan akan bisa dikompilasi dan berjalan di berbagai platform. Pada tulisan ini, kita akan belajar membuat program Qt menggunakan Linux. Dimulai dari melakukan instalasi, sampai membuat program sederhana.

Belajar C++ #07: Memahami 6 Macam Bentuk Blok Percabangan pada C++

Belajar C++ #07: Memahami 6 Macam Bentuk Blok Percabangan pada C++

Pada tutorial ini, kita akan belajar memahami blok percabangan atau kondisi pada pemrograman C++. Ada 6 macam blok percabangan yang harus kamu pahami, diantaranya...

Belajar C++ #05: Mengenal Variabel dan Tipe Data

Belajar C++ #05: Mengenal Variabel dan Tipe Data

Apa itu variabel? dan apa saja tipe data yang di C++? mari kita pelajari!

Belajar C++ #02: Persiapan untuk Belajar Pemrograman C++ di Linux

Belajar C++ #02: Persiapan untuk Belajar Pemrograman C++ di Linux

Apa saja sih yang harus dipersiapkan untuk bisa mulai belajar Coding C++ di Linux?

Belajar Java: 6 Jenis Operator yang Harus Dipahami

Belajar Java: 6 Jenis Operator yang Harus Dipahami

Operator dalam pemrograman digunakan untuk melakukan operasi tertentu. Misalkan kita ingin menjumlahkan nilai dari variabel x dan y, maka kita bisa menggunakan operator penjumlahan (+). x + y Ada enam jenis kelompok operator dalam pemrograman Java: Operator Artimatika; Operator Penugasan; Operator Pembanding; Operator Logika; Operator Bitwise; dan Operator Ternary. Bila digambarkan dalam mind map, akan terlihat seperti ini: Ukuran penuh dari mind map ini dapat kamu lihat di: coggle.

Mengenal 4 Macam Gaya Penulisan Case dalam Kode Program

Mengenal 4 Macam Gaya Penulisan Case dalam Kode Program

Pernahkah kalian perhatikan gaya penulisan huruf-huruf pada kode program? Kadang ada yang ditulis seperti_ini, SepertiItu, dan semacam-ini. Ternyata gaya penulisan tersebut punya sebutan tersendiri, apa saja itu? Mari kita bahas… 1. Gaya Snake Case Gaya penulisan case yang ini cirinya menggunakan garis bawah atau underscore (_). Suku kata dipisahkan dengan garis bawah sehingga membentuk sebuah ular. Karena itu, gaya ini disebut Snake Case. Contohnya seperti ini: ini_penulisan_snake_case(); The_quick_brown_fox_jumps_over_the_lazy_dog nama_variabel Nama_class Gaya penulisan Snake Case biasanya kita jumpai pada pemrograman prosedural dan fungsional seperti C, Pascal, PHP, dsb.