Hi 👋 kenalan lebih dekat yuk dengan Petani Kode.

Petani Kode itu apa sih?

Gimana cerita awal dibuat.

Siapa saja orang-orang di balik Petani Kode?

Oke langsung saja ya..

Siapa Founder Petani Kode?

Hi 👋 perkenalkan, saya Ahmad Muhardian. Bisa dipanggil Dian. Saya adalah founder yang membuat dan membangun Petani Kode dari awal hingga saat ini.

Gimana ceritanya?

Awal Petani Kode dibuat (2013~2014)

Saat saya kuliah di Teknik Informatika.. saya diberikan tugas praktikum untuk membaut laporan praktek.

Kita harus menuliskan ulang apa yang dipelajari selama praktikum, lalu di-print dan dikumpulkan.

Setelah itu, kita diberikan nilai.

..dan tugas tersebut entah kemana. Mungkin dibuang atau dikiloin. 😄

Ini membuat saya berpikir:

Mengapa ini tidak saya terbitkan aja di Blog agar saya bisa baca lagi nanti dan juga orang lain bisa mempelajarinya.

Waktu itu blog saya belum bernama Petani Kode. Blognya masih pakai nama pribadi.

Sejak saat itu, saya mulai memikirkan nama yang menarik untuk blog ini.

Saat perkuliahan berlangsung saya memikirkannya.

Saat berangkat kuliah, saat di parkiran, saat ngopi bareng teman. Saya terus memikirkannya.

Mikir nama brand

Akhirnya, di suatu ketika.. dapatlah aha moment-nya.

Yakni namanya: Petani Kode.

Mengapa saya suka nama tersebut?

Pertama saya suka Petani dan suka melihat sawah. Petani adalah pekerjaan mulia. Mereka merawat tanaman untuk memberi makan penduduk bumi.

Berkat inspirasi tersebut, kita juga sebagai programmer punya tugas mulia yakni membuat dan merawat kode yang membantu dan memudahkan kehidupan manusia di bumi.

Mengajari Coding (2015~2017)

Pada tahun 2015, saya memulai karir sebagai Asisten Dosen sambil kuliah. Walau gaji tak seberapa, namun saya suka berbagi apa yang saya ketahui.

Kadang pernah dapat komentar teman:

“Gajimu sedikit di sana dan gak dapat apa-apa”

Saya tidak ambil pusing, karena yang saya cari bukanlah gajinya. Melainkan pengalaman mengajar dan bisa berlatih public speaking setiap hari.

Praktikum

Ternyata mengajari coding di kampus cukup menantang. Tidak semua mahasiswa yang saya ajari bisa paham.

Ada yang cepat mengikuti, ada juga yang lambat. Ada yang bersemangat, ada juga yang malas.

Oleh sebab itu, saya menulis lebih banyak konten tutorial di Petani Kode, agar mahasiswa yang ketinggalan praktikum dapat belajar dari sana.

Sejak saat itu, konten di Petani Kode semakin banyak dan trafik kunjungan perharinya semakin bertambah.

Selain itu, Petani Kode juga mulai aktif di sosial media seperti Facebook dan Instagram.

Aktif di Komunitas (2018)

Pada tahun ini saya mulai aktif di beberapa Komunitas. Bekerjasama dan dipercaya untuk membawakan materi.

Komunitas
Hadir di acara WebUnconf 2019 - Batu, Malang

Banyak hal yang saya pelajari dan dapatkan dari komunitas. Sehingga termotivasi untuk terus mengembangkan Petani Kode.

Namun, saya hampir drop out karena terlalu fokus mengembangkan Petani Kode 😄. Syukurnya bisa wisuda, walaupun telat hehe.

Apa Selanjutnya?

Selanjutnya kami akan terus membuat dan memperbaiki kualitas konten Petani Kode, agar semakin banyak programmer yang terbantu.