author Ahmad Muhardian

Membuat Project PHP dengan Composer


Project dengan Composer

Sebanarnya untuk memulai belajar pemrograman PHP, kita tidak butuh banyak alat.

Cukup dengan 4 alat ini:

  1. PHP;
  2. Composer;
  3. Teks Editor;
  4. dan Browser.

Kita sudah bisa membuat project PHP dengan teknologi terbaru.

Mari kita coba…

Membuat Proyek PHP dengan Composer

Pastikan composer sudah terinstal di komputermu. Cara instalnya sudah pernah saya bahas di: Cara Menggunakan Composer untuk Manajemen Proyek PHP.

Ketik perintah berikut untuk membuat project baru:

mkdir <nama project>
cd <nama project>
composer init

Pertama kita harus membuat direktori baru dengan perintah mkdir, lalu masuk ke direktori tersebut dengan perintah cd.

Setelah itu, kita bisa membuat project baru di sana dengan perintah composer init.

Contoh:

Membuat project baru dengan composer

Jika ada pertanyaan yang muncul, tekan enter dan jawab no, karena nanti kita bisa edit.

Composer akan membuat file composer.json dengan isi seperti ini:

{
    "name": "petanikode/belajar-php",
    "authors": [
        {
            "name": "Ardianta",
            "email": "[email protected]"
        }
    ],
    "require": {}
}

ini adalah informasi tentang project kita.

Berikutnya, silahkan buka direktori belajar-php dengan teks editor.

project PHP di teks editor

Menjalankan Server PHP dengan Composer

Sebenarnya kita bisa menjalankan server dengan perintah ini:

php -S localhost:8080

Tapi karena kita ingin menggunakan composer untuk melakukannya, maka kita harus menambahkan perintah tersebut ke dalam composer.json.

Skrip di composer JSON

Setelah itu, kita bisa eksekusi dengan perintah:

composer server

Buka terminal, lalu ketik perintah tersebut. Maka server PHP akan berjalan di port 8080.

Menjalankan Server PHP

Sekarang mari kita buka browser dan arahkan ke alamat http://localhost:8080.

Server PHP berjalan

Hasilnya “Not Found” karena belum ada file PHP yang kita buat.

Membuat Program PHP

Buatlah file index.php dengan isi seperti ini:

<?php

echo "Hello World!";

Program PHP Hello World

Setelah itu refresh browser.

Maka akan tampil seperti ini:

Program PHP Hello World

Mudah bukan.

Berikutnya, coba membuat file PHP yang lain.

File: about.php

<?php

echo "<h1>About me</h1>";
echo "Saya adalah programmer PHP yang suka PHPin komputer<br>";
echo "Kadang komputernya sampai hang dan saya bingung mau ngapain";

Setelah itu buka alamat: http://localhost:8080/about.php

Program PHP About Me

Akhir Kata…

Selamat 🎉, kamu sudah membuat program PHP pertama. Berikutnya, silahkan pelajari tentang variabel, Struktur dasar sintaks PHP, Percabangan, Perulangan, dan lain-lain.

Indeks tutorialnya bisa dilihat di sini: /tutorial/php

Baca Juga ini

Belajar PHP: Memahami 4 Jenis Perulangan dalam Pemrograman PHP

Belajar PHP: Memahami 4 Jenis Perulangan dalam Pemrograman PHP

Perulangan adalah hal dasar yang harus dipelajari dalam pemrograman PHP. Pada artikel ini, kita akan belajar jenis perulangan di PHP.

Belajar PHP: Menggunakan Percabangan untuk Membuat Logika Program

Belajar PHP: Menggunakan Percabangan untuk Membuat Logika Program

Pemahaman tentang percabangan akan sangat membantumu belajar ke tahap berikutnya. Karena dengan percabangan kita bisa membuat logika program. Pada tulisan ini kita akan belajar tentang percabangan di PHP dengan contoh

Belajar PHP: 7 Jenis Operator dalam PHP yang Harus diketahui

Belajar PHP: 7 Jenis Operator dalam PHP yang Harus diketahui

Pada tutorial ini, kita akan belajar tentang operator dalam PHP. Operator merupakan simbol yang digunakan untuk melakukan operasi dalam program. Ada tujuah macam operator di PHP yang harus kamu ketahui...

Belajar PHP: 5 Hal Dasar yang Harus diketahui tentang Variabel dan Tipe Data

Belajar PHP: 5 Hal Dasar yang Harus diketahui tentang Variabel dan Tipe Data

Variabel adalah tempat kita menyimpan nilai sementara. Variabel akan ada selama program dijalankan. Namun kita juga bisa menghapusnya dari memori.

Belajar PHP: Memahami Prosedur dan Fungsi

Belajar PHP: Memahami Prosedur dan Fungsi

Banyak fungsi build-in dari php yang sering kita gunakan, seperti print(), print_r(), unset(), dll. Selain fungsi-fungsi tersebut, kita juga dapat membuat fungsi sendiri sesuai kebutuhan. Fungsi adalah sekumpulan intruksi yang dibungkus dalam sebuah blok. Fungsi dapat digunakan ulang tanpa harus menulis ulang instruksi di dalamnya. Fungsi pada PHP dapat dibuat dngan kata kunci function, lalu diikuti dengan nama fungsinya. Contoh: function namaFungsi(){ //... } Kode intruksi dapat di tulis di dalam kurung kurawal ({.