author Ahmad Muhardian

Cara Backup Database MySQL di Linux (Ekspor dan Impor)


Backup semua database MySQL

Membuat backup (cadangan) database perlu dilakukan sebelum instal ulang server atau untuk berjaga-jaga bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Backup sebenarnya bisa kita lakukan melalui Phpmyadmin dengan cara mengekspor semua database.

Tapi bagaimana kalau kita belum menginstal Phpmyadmin di Server?

Tenang…

Kita masih bisa melakukan backup melalui command line.

Caranya gimana?

Silahkan disimak:

Cara Backup Semua Database

Kita bisa backup database MySQL dengan perintah mysqldump. Perintah ini akan membuat kode SQL. Kode SQL yang dihasilkan, dapat kita simpan ke dalam file .sql sebagai backup.

Selain file SQL, perintah mysqldump juga bisa menyimpan backup dalam bentuk CSV dan XML.

1. Backup Skema dan Datanya

Buka terminal dan ketik perintah berikut ini

mysqldump -u username -p --all-databases > cadangan.sql

atau:

mysqldump -u username -p -A > cadangan.sql

Kode tersebut akan menghasilkan sebuah file bernama cadangan.sql. File tersebut berisi kode SQL yang dapat kita impor ke server MySql.

Jangan lupa untuk mengganti username dengan username database anda, misalnya root.

2. Backup Skema Saja

Bila ingin membuat cadangan struktur databasenya saja, nda bisa menambahkan argumen --no-data atau -d.

Contoh:

mysqldump -u username -p --all-databases --no-data > cadangan.sql

atau:

mysqldump -u username -p -A -d > cadangan.sql

Maka semua data tidak akan ikut dicadangkan.

Untuk membuat cadangan dari server remote, tambahkan argumen -h untuk menyatakan alamat IP host-nya.

Contoh:

mysqldump -u root -h 182.168.1.2 -p -A > cadangan.sql

Cara Backup Routine dan Trigger

Routine dan trigger tidak ikut ter-backup secara otomatis.

Karena itu…

Jika di databasemu ada routine (prosedur dan fungsi) dam Trigger, kita bisa backup dengan menambahkan argumen --routines (atau -R) dan --trigers.

Contoh:

mysqldump -u username -p db_name --routines > db_backup.sql

Atau bisa juga:

mysqldump -u username -p db_name -R > db_backup.sql

Nah untuk backup trigger, tinggal tambahkan saja argumen --trigers.

Contoh:

mysqldump -u username -p db_name --routines --triggers > db_backup.sql

Cara Backup Database Spesifik

Kita juga bisa menentukan database dan tabel yang akan di-backup.

Caranya?

Kita tinggal tambahkan --databases Lalu diikuti nama databasenya.

Contoh:

mysqldump -u username -p --database db_kantor > db_kantor_2020_backup.sql

Atau bisa juga langsung seperti ini:

mysqldump -u username -p db_kantor > db_kantor_2020_backup.sql

Kita juga bisa menentukan tabel yang akan di-backup secara spesifik dengan cara menuliskan nama tabelnya setelah database.

Contoh:

mysqldump -u username -p --database db_kantor karyawan > db_kantor_2020_backup.sql

Atau bisa juga langsung seperti ini:

mysqldump -u username -p db_kantor karyawan > db_kantor_2020_backup.sql

Cara Restore Database

Nah untuk mengembalikan (restore) database yang sudah kita backup.. Kita bisa impor file SQL yang sudah dibuat.

Import bisa dilakukan melalui Phpmyadmin atau aplikasi serupa.

1. Restore Semua Database

Jika ingin mengembalikan semua database yang sudah dicadangkan, maka kita bisa menggunakan perintah berikut.

mysql -u username -p < cadangan.sql

Maka semua kode SQL yang ada di dalam file cadangan.sql akan dieksekusi dan hasilnya tentu sesui dengan backup yang kita buat.

2. Restore Satu Datbase

Jika kita ingin mengimpor database secara spesisfik, maka kita bisa tuliskan nama databasenya.

Contoh:

mysql -u username -p db_name < cadangan.sql

Akhir Kata…

Nah itulah cara backup dan restore database MySQL dengan menggunakan perintah di command line.

Jika kamu ingin mempelajari lebih lanjut tentang perintah-perintah ini, kamu bisa membaca dokumentasinya di:

Atau bisa juga membacanya melalui perintah man.

Conoht:

man mysqldump
man mysql

Akhir kata, terimakasih sudah mengikuti tutorial ini.

Semoga bermanfaat.

Baca Juga ini

Belajar Pemrograman Pascal di Linux, Apakah Bisa?

Belajar Pemrograman Pascal di Linux, Apakah Bisa?

Belajar pemrograman Pascal biasanya dilakukan dengan Turbo Pascal. Turbo Pascal adalah program yang digunakan untuk membuat program Pascal. Tapi… Turbo Pascal hanya tersedia untuk sistem operasi Windows saja. Lalu, bagaimana caranya kita belajar Pascal di Linux sedangkan Turbo Pascal tidak tersedia di sana. Ada tiga cara: Menggunakan WINE (Windows Emulator) untuk menjalankan Turbo Pascal di Linux; Menggunakan Free Pascal Compiler (FPC) Menggunakan GNU Pascal Cara pertama saya rekomendasikan jika kamu memang terpaksa harus menggunakan Turbo Pascal—misalnya kampus mewajibkannya—tapi Turbo Pascal sudah jadul dan sudah tergantikan dengan Free Pascal yang lebih modern.

Belajar Java #02: Persiapan Pemrograman Java di Linux

Belajar Java #02: Persiapan Pemrograman Java di Linux

Sebenarnya, kita hanya butuh dua alat untuk bisa memulai pemrograman Java di Linux. Apa saja itu? JDK Netbeans Apa itu JDK? Apa itu Netbeans? Bagaimana menginstalnya di Linux? Mari kita bahas.. googletag.cmd.push(function () { googletag.display('div-gpt-ad-multibanner1'); }); Apa itu JDK?JDK merupakan singkatan dari Java Development Kit. JDK menyediakan compiler, library, API, dan tools lainnya. Jika kamu baru pertama kali mendengar istilah-istilah ini, jangan khawatir.

Belajar C++ #02: Persiapan untuk Belajar Pemrograman C++ di Linux

Belajar C++ #02: Persiapan untuk Belajar Pemrograman C++ di Linux

Apa saja sih yang harus dipersiapkan untuk bisa mulai belajar Coding C++ di Linux?

Berkenalan dengan Lazarus, Alternatif untuk Delphi di Linux

Berkenalan dengan Lazarus, Alternatif untuk Delphi di Linux

Ketika saya mengikuti matakuliah pemrograman Delphi, saya menggunakan Lazarus sebagai pengganti Delphi di Linux. Baruntung, dosennya tidak mempermasalahkan hal ini. Pemrograman Delphi dengan Lazarus memang terlihat sama. Oleh karena itu, tugas akhir saya diterima dengan nilai yang memuaskan. Lazarus tidak hanya bisa berjalan di Linux, tapi juga bisa untuk sistem operasi yang lain seperti Windows, Mac OS, dan Unix. Baca juga: Instalasi dan Ujicoba Lazarus di Windows Berikut ini gambar screenshot Lazarus yang saya gunakan waktu itu di Kali Linux.

Belajar Pemrograman Python: Pengenalan Dasar Python dan Persiapan Awal

Belajar Pemrograman Python: Pengenalan Dasar Python dan Persiapan Awal

Mau belajar bahasa pemrograman python, tapi masih bingung mulainya dari mana? Artikel ini akan membahasnya, dari pengenalan Python dan persiapan awalnya sampai tuntas.

Konfigurasi Server Apache PHP di Linux agar bisa Upload File

Konfigurasi Server Apache PHP di Linux agar bisa Upload File

Saya berencana akan melakukan instal ulang dalam waktu dekat ini. Karena ada beberapa kerusakan yang saya temukan di Distro Linux yang sedang saya pakai. Sebelum melakukan itu, ada baiknya mencatat dulu konfigurasi server yang sedang berjalan. Supaya nanti mudah mengonfigurasi lagi. Server Apache dan PHP di Linux tidak seperti server XAMPP di Windows. Server Apache dan PHP di linux memiliki hak akses direktori yang harus dipatuhi.