Pemrograman Kotlin

Setelah kita menganl dan mempersiapkan peralatan untuk pemrograman Kotlin, selanjutnya kita pelajari aturan dasar penulisan sintaks Kotlin.

Agar tidak tersesesat dalam perjalanan mempelajari kotlin 😄

Baiklah, langsung saja kita mulai…

Struktur Program

Struktur program Kotlin lebih sederhana dan mudah dipahami daripada Java.

Struktur kode program kotlin

Struktur kode program pada gambar di atas adalah struktur yang paling sederhana.

  • package hello artinya kita membuat sebuah paket bernama hello. Paket dalam kotlin bersifat opsional (boleh ditulis boleh tidak).
  • fun main(){...} adalah fungsi utama program;
  • args: Array<String> adalah variabel yang menyimpan argumen;
  • println() statement atau fungsi untuk menampilkan teks ke layar;
  • Titik koma (;) pada kotlin bersifat opsional.

Gaya Case

Kotlin menggunakan gaya penulisan CamelCase seperti Java.

Contoh:

var namaVariabel = "nilai";
var akuCintaKamu = true;
class PetaniKode {...}

Pada gaya penulisan CamelCase, nama variabel biasanya diawali dengan huruf kecil. Kemudian, kalau terdiri dari lebih dari satu suku kata…

…suku kata berikutnya diawali dengan huruf kapital.

var jenisKelamin: String;

Lalu, nama class biasanya menggunakan huruf kapital.

class Robot {
    ...
}

(baca juga: 4 Macam Gaya Penulisan Case dalam Pemrograman)

Penulisan Komentar

Penulisan komentar di kotlin sama seperti di Java, yaitu dengan dua cara:

  1. Menggunakan garis miring ganda (//) untuk komentar satu baris;
  2. Menggunakan garis miring bintang (/*) untuk komentar lebih dari satu baris.

Contoh:

// ini komentar

println("yoi!")

/*
    ini juga komentar
    yang tidak akan dieksekusi oleh komputer.
 */

Blok Kode

Blok kode merupakan kumpulan dari statement-statement. Blok kode biasanya dibungkus dengan kurung kurawal ({...}).

Contoh Blok kode:

// blok kode if
if( a == 1 ){
    println("A sama dengan 1")
    println("Gue benar kan...")
}

// blok kode if/else
if( hari == "jumat" ){
    println("Pergi jumatan")
    println("Hari jum'at barokah...")
} else {
    println("Hari biasa")
}

// blok kode when
when {
    "orange" in items -> println("bikin jus")
    "apple" in items -> println("pake apel juga boleh")
}

// blok kode perulangan for
for (item in items) {
    println(item)
    println("sudah diprint...")
}

Apa selanjutnya…?

Kita sudah mengetahui struktur dasar penulisan sintaks Kotlin. Selengkapnya bisa dibaca di dokumentasi Kotlin.

Kalau ada pertanyaan, silahkan sampaikan melalui komentar.

Selanjutnya, silahkan pelajari tentang cara mengambil input dan variabel.