topik Text Editor

Ini dia yang kamu cari

Ada 5 artikel dalam topik Text Editor.

Tutorial Flutter #2: Cara Menggunakan Visual Studio Code untuk Coding Android dengan Flutter

Tutorial Flutter #2: Cara Menggunakan Visual Studio Code untuk Coding Android dengan Flutter

Pada artikel ini, kita akan membahas cara menggunakan Visual Studio Cocde untuuk membuat aplikasi Android dengan Flutter. Baca selengkapnya...

[Review] Text Editor Atom di Linux, Apa saja yang Baru?

[Review] Text Editor Atom di Linux, Apa saja yang Baru?

Atom adalah teks editor racikan Github. Bisa digunakan sebagai alternatif Sublime Text.

[Review] Text Editor Visual Studio Code di Linux

[Review] Text Editor Visual Studio Code di Linux

Bagaimana rasanya menggunakan Visual Studio Code di Linux? Apa saja kelebihan dan kekurangannya? Simak selangkapnya...

Mau Semangat Coding? Coba Activate Power Mode

Mau Semangat Coding? Coba Activate Power Mode

Pada akhir tahun 2015, saya pernah menulis tentang plug-in Atom bernama activate-power-mode. Plug-in memang keren, membuat kita merasa semakin asyik menulis kode. Kepopuleran plug-in ini membuat programmer yang lain ikut membuat plug-in serupa untuk teks editor selain Atom. Berikut ini daftar plug-in activate-power-mode, dikutip dari repositori awesome-power-mode. 1. AtomAwalmulanya plug-in ini dibuat sebagai replikas dari Code in Dark Editor. Kita harus mendapatkan skor di atas 200 untuk dapat menyaksikan efek activate-power-mode.

6 Teks Editor Berbasis Teks (CLI) di Linux untuk Menulis Kode

6 Teks Editor Berbasis Teks (CLI) di Linux untuk Menulis Kode

Teks editor merupakan software yang wajib dimiliki programmer. Karena dengan teks editor lah kita dapat menulis kode. Kali ini, saya akan mengulas 6 teks editor berbasis teks (CLI) di Linux yang dapat kita gunakan untuk menulis kode program. 1. Pico Pico merupakan teks editor berbasis teks yang mudah digunakan. Teks editor ini menjadi favorit para pengguna baru. Pico awalnya hadir bersama Pine email client.