topik PHP

Ini dia yang kamu cari

Ada 76 artikel dalam topik PHP.

Helper CodeIgniter untuk Membuat Tanggal dalam Bahasa Indonesia

Helper CodeIgniter untuk Membuat Tanggal dalam Bahasa Indonesia

Saat kita membuat sbuah tanggal otomatis dengan fungsi Date(), kita akan mendapatkan hasil dalam format bahasa inggris. Contoh, Date(’d F Y’) akan menghasilkan output 22 December 2016 (sesui tanggal sekarang). Format penanggalan ini mungkin tidak begitu penting bagi sistem yang tidak digunakan di tempat formal. Namun, bagaimana kalau untuk membuat surat atau laporan formal. Pastinya, kita dituntut untuk menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. Hal yang perlu kita lakukan untuk merubah tanggal ke dalam bahasa indonesia adalah merubah nama-nama bulan dari fungsi Date().

Cara Menggunakan Composer pada CodeIgniter

Cara Menggunakan Composer pada CodeIgniter

Composer sangat dibutuhkan apabila kita bekerja dengan banyak library. Composer akan membantu kita menginstal, men-download, meng-update, dan mencarikan depedency dari library yang digunakan. Pada CodeIgniter, composer sudah mulai didukung pada versi 3. Namun, autoload-nya belum diaktifkan secara default. Pada kesempatan ini, saya akan membahas cara konfigurasi CodeIgniter agar dapat mengunakan Composer. Mari kita mulai… Konfigurasi CodeIgniterBuka file konfigurasi CodeIgniter pada application/config/config.php. Kemudian isi nilai autoload untuk Composer seperti beikut ini:

Aplikasimu Lambat? Coba Cek dengan Profiler di Codeigniter

Aplikasimu Lambat? Coba Cek dengan Profiler di Codeigniter

Pernah dengar profiler? Kalau belum, artikel ini tepat untukmu. Codeigniter memang memudahkan kita dalam membuat aplikasi web. Meskipun kita sudah tahu… MVC adalah desain pola yang dipakai Codeigntier, tapi masih aja ada orang yang menulis kode brantakan. Akibatnya: Aplikasi berjalan lambat dan terasa berat. Nah si Profiler ini akan memberitahu kita, kelemahan dari aplikasi. Seperti: Berapa lama Waktu yang dibutuhkan untuk eksekusi controller Query apa saja yang dieksekusi Kecepatan ekekusi query Data yang terkirim dan sebagainya.

Cara Menggunakan Composer untuk Manajemen Proyek PHP

Cara Menggunakan Composer untuk Manajemen Proyek PHP

Bayangkan kita sedang mengerjakan proyek web dengan PHP. Kemudian kita membutuhkan beberapa library untuk melengkapi proyek ini. Biasanya, kita men-download sendiri library-nya dari internet. Tapi… Kadang library yang satu dengan yang lain saling membutuhkan agar bisa digunakan. Hal ini disebut depedency (keterkaitan/ketergantungan). Contohnya: Library X membutuhkan library Y agar bisa digunakan, kemudian library Y membutuhkan library Q,R,S. “Bagaimana kalau ada banyak sekali library yang digunakan?” Pastinya akan repot mencari sendiri depedency library-nya.

Cara Mengambil Input di PHP CLI

Cara Mengambil Input di PHP CLI

Seperti yang sudah saya bahas pada tulisan sebelumnya. PHP CLI merupakan PHP yang berjalan di atas Command Line. Biasanya, program yang berbasis teks memiliki fungsi tersendiri untuk mengambil input. Contohnya Python menggunakan fungsi input() dan raw_input(), java menggunakan Scanner dan BufferReader, C++ menggunakan cin, Pascal menggunakan readln(), dsb. Lalu, Bagaiaman dengan PHP? Menggunakan Fungsi fopen()Cara pertama mengambil input di PHP CLI adalah dengan menggunakan fungsi fopen(). Pada dasarnya fungsi ini digunakan untuk membuka atau membaca file.

Mengenal PHP CLI dan PHP Interaktif

Mengenal PHP CLI dan PHP Interaktif

Pada tutorial dan buku pemrograman PHP yang beredar, tidak banyak yang membahas tentang PHP CLI dan PHP interaktif. PHP sendiri merupakan sebuah bahasa pemrograman yang fokus untuk pengembangan web. Karena itu, jarang sekali digunakan di lingkungan CLI (Command Line). Bagi yang belajar pemrograman PHP menggunakan XAMPP atau LAMPP, kemungkinan jarang menggunakan PHP CLI atau PHP interaktif. Tetapi, bagi yang menggunakan paket terpisah (apache2, php, mysql), kemungkinan sering bermain dengan PHP CLI dan PHP interaktif.

Cara Eksekusi Perintah Command Line (CMD) Melalui PHP

Cara Eksekusi Perintah Command Line (CMD) Melalui PHP

Perintah-perintah dasar yang sering kita ketik di Terminal maupun CMD, dapat juga kita eksekusi melalui web. Tentu saja dengan bantuan PHP. Pada artikel sebelumnya, saya sudah pernah membahas fungsi-fungsi untuk operasi file dan direktori. Nah, sekarang ini kita akan coba fungsi system(). Fungsi ini untuk mengeksekusi perintah-perintah Terminal atau CMD. Baca Juga: Cara Menghapus dan Mengubah Nama Direktori dengan PHP Membuat dan Menampilkan isi Direktori dengan PHP Mari kita mulai dengan membuat sebuah file baru bernama eksekusi_perintah.

Cara Menggunakan Web Server Bawaan dari PHP untuk Development

Cara Menggunakan Web Server Bawaan dari PHP untuk Development

Sebenarnya kita tidak butuh XAMPP, apache2, atau web server lainnya untuk menjalankan PHP di localhost. Karena PHP sendiri sudah menyediakan server bawaan yang bisa kita gunakan untuk Development. Pada PHP versi 5.4.0, CLI SAPI menyediakan fitur build-in web server yang memungkinkan kita untuk membuat server web dari perintah command line (CLI). Mengapa lebih baik menggunakan ini daripada XAMPP atau apache2? Karena dengan web server ini berjalan di console dan kita akan mudah mengetahui error dari sana.

6 Peralatan yang Harus dipersiapkan untuk Belajar Pemrograman Web (PHP) di Linux

6 Peralatan yang Harus dipersiapkan untuk Belajar Pemrograman Web (PHP) di Linux

Apa saja aplikasi yang dibutuhkan untuk pemrograman web di Linux? Jawabannya: tergantung bahasa yang akan digunakan. Biasanya bahasa yang umum digunakan adalah PHP. Selain PHP, kita juga menggunakan Python, Java, Ruby, C#, dan sebagainya. Pada tulisan ini, kita akan menggunakan PHP… Untuk bahasa yang lain silahkan baca di sini: Membuat Aplikasi Web dengan Python Belajar Membuat Web dengan Nodejs untuk Pemula Lalu untuk alat-alat yang kita butuhkan untuk pemrograman PHP di Linux adalah sebagai berikut: