Teks editor merupakan software yang wajib dimiliki programmer. Karena dengan teks editor lah kita dapat menulis kode.

Kali ini, saya akan mengulas 6 teks editor berbasis teks (CLI) di Linux yang dapat kita gunakan untuk menulis kode program.

1. Pico

Pico

Pico merupakan teks editor berbasis teks yang mudah digunakan. Teks editor ini menjadi favorit para pengguna baru. Pico awalnya hadir bersama Pine email client. Pico ditulis dalam bahasa pemrograman C. Web resmi: http://www.washington.edu/pine/

2. Nano

Nano

Nano merupakan teks editor kloning dari Pico dengan beberapa peningkatan. Nano tersedia untuk Linux dan DOS. Web resemi: https://www.nano-editor.org/

3. Vi

Vi

Vi sebenarnya teks editor untuk Unix. Vi dibuat oleh Bill Joy dengan bahasa pemrograman C. Vi dirilis pertama kali pada tahun 1976 (sekitar 40 tahun yang lalu).

4. Vim

Vim

Web resmi: http://www.vim.org/

Vim (Vi Impropment) merupakan kloning dari Vi dengan peningkatan dan tambahan. Fitur Vim lebih lengkap dan ter-update dibandingkan Vi.

Vim adalah salah salah satu teks editor favorit para programmer, karena ringan dan efisien.

Konon, programmer yang bisa menguasai Vim…sudah bisa disebut mastah! 😄, karena Vim cukup sulit digunakan.

Banyak keyboard shortcut dan perintah Vim yang harus dihapal untuk bisa bekerja dengan Vim.

Menurut beberapa opini, menggunakan Vim lebih efisien karena kita akan lebih banyak menggunakan keyboard dan penggunaan mouse sangat kurang, bahkan bisa tidak menggunakan mouse sama sekali.

5. Emacs

Emacs

Emacs mulai dikembangkan sekitar tahun 1970-an di MIT AI Lab. Emacs ditulis dengan bahasa pemrograman C oleh Richard Stallman. Web resmi Emacs: https://www.gnu.org/software/emacs/

6. Jed

Jed

JED merupakan teks editor berbasis teks lintas platform. Website resmi: http://www.jedsoft.org/jed/. JED memiliki beberapa fitur andalan, diantaranya:

  • Syntax highlighting
  • Code Folding
  • Menu Drop-down
  • Emulator editor Emacs, EDT, WordStar, Borland, Brief
  • Bisa membaca Texinfo (GNU info)
  • Edit TeX
  • dsb.

Itulah 6 teks editor berbasis CLI yang dapat digunakan untuk menulis kode di Linux. Manakah teks editor favoritmu?