author Ahmad Muhardian

Memahami Skrip PHP untuk Upload File


Cara Upload File di PHP

Bagaimana cara membuat fitur uplaoad file di PHP?

Pertanyaan ini cukup sering ditanyakan.

Karena itu, mari kita bahas bersama…

Upload file merupakan kegiatan pengiriman file dari client (pengunjung web) ke server.

Upload file ke aplikasi web

Biar lebih gampang, mari kita bahas dengan coding

Kode PHP untuk Upload File

Silahkan buat dua file:

  1. index.html untuk membuat form upload
  2. upload.php untuk menerima dan memproses file yang di-upload

Isi file index.html seperti ini:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
    <title>Upload File</title> 
</head>

<body>
    <form action="upload.php" method="post" enctype="multipart/form-data">
        Pilih file: <input type="file" name="berkas" />
        <input type="submit" name="upload" value="upload" />
    </form> 
</body> 
</html>

Fokus pada elemen <form>. Perhatikan di sana ada beberapa hal yang harus dipahami:

  • atribut action="upload.php" artinya kita akan mengirim filenya ke upload.php;
  • atribut enctype atribut ini wajib disertakan untuk form upload;
  • atribut name akan menjadi nama indeks di dalam PHP.

Sekarang kita coba dulu isi file upload.php seperti ini:

<?php
echo "<pre>";
print_r($_FILES);
echo "</pre>";
?>

…dan coba lakukan upload.

Maka hasilnya kan seperti ini:

Upload file di PHP

Apa artinya ini?

Artinya: file yang kita upload akan ditampung dalam variabel $_FILES. Variabel ini merupakan sebuah array yang menampung data tentang file-nya.

Di sana ada beberapa indeks:

  • name adalah nama file yang di-upload;
  • type adalah jenis file yang di-upload;
  • tmp_name adalah nama file yang berada di dalam direktori temporer server;
  • error menyatakan apakah ada error atau tidak;
  • size adalah ukuran file-nya.

Pertanyaan: Di mana lokasi file yang baru saja kita upload?

Lokasinya akan disimpan di direktori temporari atau direktori sementara di server.

Tugas kita berikutnya adalah memindahkan file ini ke dalam aplikasi kita.

Bagaimana caranya?

Ini akan kita bahas di langkah berikutnya.

Memindahkan File yang sudah di-upload

Setiap file yang kita upload ke server, filenya akan disimpan di dalam direktori temporer.

Untuk memindahkan file ini ke dalam direktori aplikasi kita, maka kita membutuhkan sebuah fungsi bernama: move_uploaded_file().

Silahkan ubah kode upload.php menjadi seperti ini:

<?php

// ambil data file
$namaFile = $_FILES['berkas']['name'];
$namaSementara = $_FILES['berkas']['tmp_name'];

// tentukan lokasi file akan dipindahkan
$dirUpload = "terupload/";

// pindahkan file
$terupload = move_uploaded_file($namaSementara, $dirUpload.$namaFile);

if ($terupload) {
    echo "Upload berhasil!<br/>";
    echo "Link: <a href='".$dirUpload.$namaFile."'>".$namaFile."</a>";
} else {
    echo "Upload Gagal!";
}

?>

Variabel $terupload akan bernilai true apabila file berhasil dipindahkan dan akan bernilai false apabila gagal.

Sebelum mencoba, silahkan buat dulu direktori bernama terupload di dalam direktori project-nya.

Direktori untuk upload file

Sekarang mari kita coba upload file.

Jika berhasil, maka akan tampil seperti ini:

Upload File berhasil

Untuk memastikan, coba periksa direktori terupload:

Upload Gambar Berhasil

Berhasil 🎉…

Apa Selanjutnya?

Ruang lingkup pembahasan kita cuma sampai memahami konsep upload file di PHP saja. Untuk langkah berikutnya, silahkan lakukan pengembangan sendiri.

Seperti:

  • Menyeimpan data gambar di Database.
  • Melakukan filter terhadap data yang di-upload.
  • Melakukan pengolahan citra atau image processing dengan PHP
  • dll.

Selamat belajar.

Baca Juga ini

Belajar PHP: Memahami Prosedur dan Fungsi

Belajar PHP: Memahami Prosedur dan Fungsi

Banyak fungsi build-in dari php yang sering kita gunakan, seperti print(), print_r(), unset(), dll. Selain fungsi-fungsi tersebut, kita juga dapat membuat fungsi sendiri sesuai kebutuhan. Fungsi adalah sekumpulan intruksi yang dibungkus dalam sebuah blok. Fungsi dapat digunakan ulang tanpa harus menulis ulang instruksi di dalamnya. Fungsi pada PHP dapat dibuat dngan kata kunci function, lalu diikuti dengan nama fungsinya. Contoh: function namaFungsi(){ //... } Kode intruksi dapat di tulis di dalam kurung kurawal ({.

Pengenalan Slim Framework untuk Pemula

Pengenalan Slim Framework untuk Pemula

Slim Framework adalah mikro framework PHP untuk membuat aplikasi web. Biasanya digunakan untuk membuat REST API atau webserivice. Pada kesempatan ini, kita akan belajar dasar-dasar penggunaan Slim Framework. Mulai dari tahap instalasi, sampai membuat route. Catatan: Tutorial ini untuk Slim Versi 3 Baiklah, mari kita mulai… googletag.cmd.push(function () { googletag.display('div-gpt-ad-multibanner1'); }); Konsep Slim FramworkSlim Framework sebenarnya sangat sederhana. Dia hanya bertugas menerima HTTP Request, lalu memanggil fungsi yang diinginkan.

[Solved] Error Yii: `mcrypt required` di Linux

[Solved] Error Yii: `mcrypt required` di Linux

Saat mengikuti praktikum bebas, Saya mendapatkan error swaktu inisialisasi atau mempersiapkan Framework Yii di server lokal linux. Perintah php init berfungsi untuk mengekseskusi berkas php yang bernama init. Berkas ini tersimpan di direktori framework Yii. Di dalam berkas tersebut, terdapat perintah untuk memangil sebuah ekstensi bernama mcrypt. Ekstensi ini belum tepasang di Linux (Xubuntu) yang saya gunakan. Dengan demikian, solusi untuk permasalahan ini adalah memasang mcrypt.

Pertemuan kedua praktikum bebas, memahami MVC Yii

Pertemuan kedua praktikum bebas, memahami MVC Yii

Melanjutkan praktikum sebelumnya, pada pertemuan kedua ini kita akan belajar MVC (Model, View, Controller) Yii. Memahami MVC dengan praktik langsung. Modifikasi controller Jurusan Mari kita buka berkas JurusanController.php, yang berada di direktori backend/controllers/. Isi dari berkas tersebut berupa kelas bernama JurusanController, kelas ini turunan dari kelas Controller. <?php namespace backend\controllers; use Yii; use backend\models\Jurusan; use yii\data\ActiveDataProvider; use yii\web\Controller; use yii\web\NotFoundHttpException; use yii\filters\VerbFilter; /** * JurusanController implements the CRUD actions for Jurusan model.

Pertemuan pertama praktikum bebas, belajar framework Yii

Pertemuan pertama praktikum bebas, belajar framework Yii

Pagi tadi, pertemuan pertama praktikum bebas dimulai. Praktikum ini diadakan oleh STMIK Bumigora Mataram secara cuma-cuma. Praktikum ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam memrogram. Pada praktikum ini, kita mempelajari framework yii. Persiapan senjata praktikumSebelum memulai praktikum, pastikan sudah memasang apache, php, dan mysql versi terbaru yang mendukung framework Yii. Di praktikum ini saya menggunakan Linux (Xubuntu). Sedikit informasi server web lokal yang sedang berjalan di laptop saya.

Tutorial CSS #02: Cara Menulis CSS di HTML

Tutorial CSS #02: Cara Menulis CSS di HTML

Giaman sih cara menulis CSS di dalam HTML. Mari kita Pelajari 3 cara menulis CSS di HTML.