author Ahmad Muhardian

Belajar PHP: Sintaks Dasar PHP yang Wajib Kamu Pahami


Tutorial Pemrograman PHP untuk Pemula

Kita sudah belajar membuat program hello_world.php dengan kode seperti ini:

<?php 
echo "Hello World!";
?>

Ini adalah contoh program PHP yang paling sederhana.

Program tersebut hanya berfungsi untuk menampilkan teks Hello World saja.

Tapi…

Apa maksudnya <?php dan ?>?

Apa itu echo?

…dan kenapa harus ditulis seperti itu?

Jia kamu baru awal-awal belajar pemrograman, mungkin akan menanyakan hal tersebut.

Ini wajar.

Karena saya juga dulu seperti itu 😄.

Karena itu…untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, kita harus memahami sintak dasar PHP.

Apa itu sintak?

Sintak adalah aturan penulisan kode program.

Pada dasarnya setiap bahasa pemrograman itu sama, yang membedakan adalah sintak dan fitur.

Stuktur Program PHP yang Paling Dasar

Ini adalah bentuk paling dasar program PHP:

<?php

echo "Hello World!";

Keterangan:

  • <?php ini adalah pembuka program PHP. Pembuka ini wajib ada di setiap program PHP.
  • echo "Hello World!"; adalah sebuah statement atau perintah untuk menampilkan teks.

Tunggu dulu…

Kenapa tidak ditutup dengan ?>?

Tutup sebenarnya bersifat opsional. Tutup program dibutuhkan saat kita menggabungkan kode PHP dengan HTML.

Saat kita menulis kode PHP di dalam HTML, maka wajib hukumnya membuat tutup program.

Contoh:

<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <title><?php echo "Belajar PHP" ?></title>
    </head>
    <body>
        <?php
            echo "saya sedang belajar PHP<br>";
            echo "<p>Belajar PHP hingga jadi master</p>";
        ?>
    </body>
</html>

Perhatikan contoh di atas!

Apa yang akan terjadi bila kita menghapus tutup PHP (?>)?

Tentunya program akan error.

Oya, PHP yang ditulis di dalam HTML, filenya harus disimpan dengan ekstensi .php bukan .html meskipun isinya HTML dan PHP.

Lalu ada juga yang menulis seperti ini:

<?php

echo "<html>";
echo "<head>";
echo "<title>Judul Web</title>";
echo "</head>";
echo "<body>";
echo "<h1>Selamat datang</h1>";
echo "</body>";
echo "</html>";

Nah kalau yang ini bisa tidak ditutup, karena kode HTML-nya ditulis di dalam sintak PHP.

Masih bingung?

Penulisan Statement dan Ekspresi

Statement dan ekspersi adalah intruksi yang akan diberikan ke komputer. Setiap statement dan ekspresi di PHP harus diakhiri dengan titik koma (;).

Contoh:

<?php
echo "ini statement 1";
echo "ini statement 2";
$a = $b + $c;

Gimana kalau kita lupa menuliskan titik koma?

Ya tentu programnya akan error.

Aturan Penulisan Case PHP

PHP adalah bahasa pemrograman yang bersifat case sensitive. Artinya, huruf besar (kapital) dan huruf kecil akan dibedakan.

Contoh:

<?php

$nama = "petanikode";
$NAMA = "dian";

?>

Variabel $nama dan $NAMA adalah dua variabel yang berbeda. Mereka tidak sama.

Penulisan huruf besar dan kecil dalam program harus diperhatikan, karena bisa menyebabkan error bila salah.

Saya sering menemukannya, banyak yang salah tulis.

Contoh:

$umur = 19;

echo "Umur saya adalah $Umur";

Lihat!

Pada kode diatas, kita membuat variabel $umur dengan huruf kecil. Lalu saat menggunakan variabel kita menggunakan $Umur.

Jelas sekali ini akan menyebabkan error.

Untuk menghindari ini, kita harus konsisten dalam penamaan variabel dan konstanta.

Gunakan nama variabel dengan huruf kecil saja dan konstanta dengan huruf kapital.

Contoh:

const INI_KONSTANTA = 123;
$ini_variabel = 23;
$iniJugaVariabel = 49;

Eh, kok ada huruf kapital di $iniJugaVariabel?

Ini namanya camelCase.

Jika variabel terdiri dari dua atau lebih suku kata, maka kita bisa memisahnya dengan huruf kapital atau bisa juga dengan garis bawah (undescore).

Untuk belajar lebih dalam tentang ini, silahkan baca: Macam-macam case dalam penulisan kode program

Penulisan Komentar di PHP

Komentar adalah bagian yang tidak akan dieksekusi oleh komputer. Biasanya digunakan untuk keterangan, penjelasan, dan dokumentasi kode program.

Komentar di PHP dapat ditulis dengan dua cara:

  1. Menggunakan tanda // untuk komentar satu baris;
  2. Menggunakan tanda /* untuk komentar lebih dari satu baris.

Contoh:

<?php 

// ini adalah komentar
echo "Hello world";

/*
ini adalah komentar 
yang lebih dari satu 
baris
*/

?>

Penulisan Blok Program

Blok program merupakan kumpulan dari statement dan ekspresi. Blok program di PHP dibungkus dengan kurung kurawal { ... }.

Contoh:

if ($umur > 18){
    echo "Kamu sudah dewasa";
    echo "Selamat datang";
    echo "Kamu boleh minum kopi";
}

Program di atas adalah contoh blok kode if yang berisi tiga statement.

Apa Selanjutnya?

Oke, sekian dulu pelajaran kali ini. Semoga dapat dipahami.

Jika masih bingung, silahkan ditanyakan.

Kunci sukses belaajr pemrograman adalah sering-sering praktek.

Jangan hanya membaca saja, mulaialh tulis kodemu sendiri.

Selanjutnya silahkan pelajari: Memahami Perbedaan Fungsi echo(), print(), dan printf() pada PHP

Baca Juga ini

6 Fungsi Enkripsi di PHP untuk Mengamankan Data

6 Fungsi Enkripsi di PHP untuk Mengamankan Data

Data adalah harta karun yang paling berharga dalam sebuah sistem. Apabila itu dicuri… …bencana besar bisa terjadi 😄. Enkripsi adalah teknik untuk mengamankan data-data tersebut agar isinya tidak diketahui orang lain. Enkripsi biasanya dilakukan terhadap data-data sensitif seperti password. Enkripsi akan menjamin data-data tetap aman meskipun berada di tangan orang lain, karena mereka tidak tahu isi aslinya. Pada kesempatan ini, saya akan membahas beberapa fungsi enkripsi yang sudah disediakan oleh PHP, diantaranya: password_hash(), crypt(), md5(), hash(), sha1(), dan base64_encode().

Memahami Skrip PHP untuk Upload File

Memahami Skrip PHP untuk Upload File

Bagaimana cara membuat fitur uplaoad file di PHP? Pertanyaan ini cukup sering ditanyakan. Karena itu, mari kita bahas bersama… Upload file merupakan kegiatan pengiriman file dari client (pengunjung web) ke server. Biar lebih gampang, mari kita bahas dengan coding Kode PHP untuk Upload FileSilahkan buat dua file: index.html untuk membuat form upload upload.php untuk menerima dan memproses file yang di-upload Isi file index.

Belajar PHP: Memahami Prosedur dan Fungsi

Belajar PHP: Memahami Prosedur dan Fungsi

Banyak fungsi build-in dari php yang sering kita gunakan, seperti print(), print_r(), unset(), dll. Selain fungsi-fungsi tersebut, kita juga dapat membuat fungsi sendiri sesuai kebutuhan. Fungsi adalah sekumpulan intruksi yang dibungkus dalam sebuah blok. Fungsi dapat digunakan ulang tanpa harus menulis ulang instruksi di dalamnya. Fungsi pada PHP dapat dibuat dngan kata kunci function, lalu diikuti dengan nama fungsinya. Contoh: function namaFungsi(){ //... } Kode intruksi dapat di tulis di dalam kurung kurawal ({.

Pengenalan Slim Framework untuk Pemula

Pengenalan Slim Framework untuk Pemula

Slim Framework adalah mikro framework PHP untuk membuat aplikasi web. Biasanya digunakan untuk membuat REST API atau webserivice. Pada kesempatan ini, kita akan belajar dasar-dasar penggunaan Slim Framework. Mulai dari tahap instalasi, sampai membuat route. Catatan: Tutorial ini untuk Slim Versi 3 Baiklah, mari kita mulai… googletag.cmd.push(function () { googletag.display('div-gpt-ad-multibanner1'); }); Konsep Slim FramworkSlim Framework sebenarnya sangat sederhana. Dia hanya bertugas menerima HTTP Request, lalu memanggil fungsi yang diinginkan.

[Solved] Error Yii: `mcrypt required` di Linux

[Solved] Error Yii: `mcrypt required` di Linux

Saat mengikuti praktikum bebas, Saya mendapatkan error swaktu inisialisasi atau mempersiapkan Framework Yii di server lokal linux. Perintah php init berfungsi untuk mengekseskusi berkas php yang bernama init. Berkas ini tersimpan di direktori framework Yii. Di dalam berkas tersebut, terdapat perintah untuk memangil sebuah ekstensi bernama mcrypt. Ekstensi ini belum tepasang di Linux (Xubuntu) yang saya gunakan. Dengan demikian, solusi untuk permasalahan ini adalah memasang mcrypt.

Pertemuan kedua praktikum bebas, memahami MVC Yii

Pertemuan kedua praktikum bebas, memahami MVC Yii

Melanjutkan praktikum sebelumnya, pada pertemuan kedua ini kita akan belajar MVC (Model, View, Controller) Yii. Memahami MVC dengan praktik langsung. Modifikasi controller Jurusan Mari kita buka berkas JurusanController.php, yang berada di direktori backend/controllers/. Isi dari berkas tersebut berupa kelas bernama JurusanController, kelas ini turunan dari kelas Controller. <?php namespace backend\controllers; use Yii; use backend\models\Jurusan; use yii\data\ActiveDataProvider; use yii\web\Controller; use yii\web\NotFoundHttpException; use yii\filters\VerbFilter; /** * JurusanController implements the CRUD actions for Jurusan model.