author Ahmad Muhardian

Cara Menampilkan Pesan Error untuk Debugging Program PHP


Menampilkan pesan error PHP untuk debuggin program

Secara default, konfigurasi yang akan diberikan pada server Apache di Linux adalah mode production.

Server produksi (production server) merupakan server yang digunakan setelah web selesai dikembangkan atau sudah siap dipakai.

Server produksi tidak akan menampilkan apa-apa kalau terjadi error. Karena itu, kita harus mengubahnya ke dalam mode development.

Silahkan simak caranya, sebagai berikut.

1. Buka File Konfigurasi Server

Silahkan buka file konfigurasi server yang ada di /etc/php5/apache2/php.ini dengan teks editor. Jangan lupa, membukanya sebagai root.

Sebagai contoh, saya menggunakan gedit untuk membukanya, maka perintahnya:

sudo gedit /etc/php5/apache2/php.ini

Untuk PHP7:

sudo gedit /etc/php/7.0/apache2/php.ini

2. Ubah Nilai Konfigurasi ke Mode Development

Ubahlah nilai-nilai konfigurasi error-nya menjadi seperti berikut ini.

error_reporting = E_ALL
display_errors = On
display_startup_errors = On
track_errors = On

3. Hidupkan Ulang Service

Nyalakan kembali service apache2 dengan perintah

sudo service apache2 restart

Sekarang coba buka sebuah file PHP yang memiliki error melalui localhost.

Akhir Kata…

Itulah cara mengubah konfigurasi server Apache dari mode production ke mode development agar bisa menampilkan pesan Error untuk debugging PHP.

Semoga bermanfaat.

Baca Juga ini

Konfigurasi Server Apache PHP di Linux agar bisa Upload File

Konfigurasi Server Apache PHP di Linux agar bisa Upload File

Saya berencana akan melakukan instal ulang dalam waktu dekat ini. Karena ada beberapa kerusakan yang saya temukan di Distro Linux yang sedang saya pakai. Sebelum melakukan itu, ada baiknya mencatat dulu konfigurasi server yang sedang berjalan. Supaya nanti mudah mengonfigurasi lagi. Server Apache dan PHP di Linux tidak seperti server XAMPP di Windows. Server Apache dan PHP di linux memiliki hak akses direktori yang harus dipatuhi.

Membuat Template Wordpress #2: Fungsi-fungsi Dasar Wordpress di Homepage

Membuat Template Wordpress #2: Fungsi-fungsi Dasar Wordpress di Homepage

Pada tutorial sebelumnya kita telah membuat konstruksi awal dari template. Ada dua file yang telah kita dibuat, index.php dan style.css. Sekarang kita fokus pada file index.php. Isinya adalah sebuah HTML percobaan (hello world). Tentu ini bukan tujuan akhir yang kita inginkan, Karena itu, kita akan menggantinya. Mari kita mulai… googletag.cmd.push(function () { googletag.display('div-gpt-ad-multibanner1'); }); Modifikasi File index.phpFile index.php merupakan file utama template.

Belajar Membuat Template Wordpress Sendiri dari Nol

Belajar Membuat Template Wordpress Sendiri dari Nol

Di luar sana, ada banyak sekali bertebaran tema atau template Wordpress gratis. Namun, kita perlu hati-hati dalam menggunakan template gratis tersebut. Beberapa hari yang lalu, saya sudah mengecek website wordpress teman saya. Katanya ia memesan web sekaligus temanya dari seorang developer. Begitu saya cek… Eh, ternyata di sana ada script backdoor yang memungkinkan si developer masuk kapan saja ke web dia. Script ini ditanam pada kode tema atau template.

Membuat Project PHP dengan Composer

Membuat Project PHP dengan Composer

Sebanarnya untuk memulai belajar pemrograman PHP, kita tidak butuh banyak alat. Cukup dengan 4 alat ini...

Belajar PHP: Memahami 4 Jenis Perulangan dalam Pemrograman PHP

Belajar PHP: Memahami 4 Jenis Perulangan dalam Pemrograman PHP

Perulangan adalah hal dasar yang harus dipelajari dalam pemrograman PHP. Pada artikel ini, kita akan belajar jenis perulangan di PHP.