author Ahmad Muhardian

Cara Menjalankan PHP Melalui CMD


Menjalankan PHP melalui CMD

Sudah lama sekali saya tidak otak-atik Windows, karena setiap hari menggunakan Linux.

Saat ini saya menggunakan komputer lab. dengan sistem operasi Windows 7 dan sudah terinstal XAMPP.

Pada Linux, perintah php sudah bisa langsung dikenali pada terminal, sedangkan pada CMD Windows masih belum.

Kecuali melalui Shell di XAMPP.

Shell XAMPP

Pada tulisan ini, saya akan berbagi cara konfigurasi Windows agar dapat mengenali perintah php di CMD maupun PowerShell.

Sehingga dapat digunakan untuk composer dan pengembangan web tingkat lanjut.

Caranya sebenarnya sangat sederhana…

Tinggal memasukkan lokasi (path) php ke dalam Environtment Variables saja.

Mari kita mulai…

1. Cari Lokasi PHP yang Terinstal

Pertama, silahkan cari lokasi PHP-nya terinstal.

Kalau menggunakan XAMPP, biasanya berada di C:\xampp\php.

Lokasi PHP yang terinstall di Windows

Lokasi ini akan kita gunakan sebagai alamat path di Environtment Variabel.

2. Jalankan System Properties

Tekan tombol Windows+R, kemudian pada jendela Run ketik %windir%\System32\SystemPropertiesAdvanced.exe.

Jalankan Sistem Properties

…atau jika kamu menggunakan Windows 10, cari aja env.

Membuka env variabel di windows 10

3. Masuk ke Environtment Variables

Klik tombol Environtment Variables.

Masuk ke environment Variable

4. Edit Variabel Path

Pilih dulu variabel path, kemudian klik tombol Edit.

Pilih Path

5. Masukan Lokasi PHP

Tambahkan nilai akhir pada variabel path dengan lokasi PHP yang kita dapatkan pada langkah pertama tadi.

Tambahkan tanda titik koma (;) di depannya untuk memisahkan. Sehingga menjadi seperti ini ;C:\xampp\php.

Penambahan Path

Setelah itu, klik OK.

6. Percobaan Perintah PHP di CMD

Cobalah untuk mengetik perintah php --version pada CMD. Kalau hasilnya seperti gambar berikut ini, artinya perintah php sudah berhasil dikenali pada CMD.

Percobaan perintah php di CMD

7. Percobaan Eksekusi File PHP

Sekarang Cobalah buat file PHP: hello_world.php

<?php

echo "Hello World! dari CMD";

Setelah itu, eksekusi melalui CMD.

Percobaan eksekusi file php melalui CMD

🎉 Selamat!

Sekarang PHP sudah bisa dijalankan melalui CMD.

Selanjutnya coba Install Composer.

Baca Juga ini

Mengenal PHP CLI dan PHP Interaktif

Mengenal PHP CLI dan PHP Interaktif

Pada tutorial dan buku pemrograman PHP yang beredar, tidak banyak yang membahas tentang PHP CLI dan PHP interaktif. PHP sendiri merupakan sebuah bahasa pemrograman yang fokus untuk pengembangan web. Karena itu, jarang sekali digunakan di lingkungan CLI (Command Line). Bagi yang belajar pemrograman PHP menggunakan XAMPP atau LAMPP, kemungkinan jarang menggunakan PHP CLI atau PHP interaktif. Tetapi, bagi yang menggunakan paket terpisah (apache2, php, mysql), kemungkinan sering bermain dengan PHP CLI dan PHP interaktif.

Cara Eksekusi Perintah Command Line (CMD) Melalui PHP

Cara Eksekusi Perintah Command Line (CMD) Melalui PHP

Perintah-perintah dasar yang sering kita ketik di Terminal maupun CMD, dapat juga kita eksekusi melalui web. Tentu saja dengan bantuan PHP. Pada artikel sebelumnya, saya sudah pernah membahas fungsi-fungsi untuk operasi file dan direktori. Nah, sekarang ini kita akan coba fungsi system(). Fungsi ini untuk mengeksekusi perintah-perintah Terminal atau CMD. Baca Juga: Cara Menghapus dan Mengubah Nama Direktori dengan PHP Membuat dan Menampilkan isi Direktori dengan PHP Mari kita mulai dengan membuat sebuah file baru bernama eksekusi_perintah.

Cara Menggunakan Web Server Bawaan dari PHP untuk Development

Cara Menggunakan Web Server Bawaan dari PHP untuk Development

Sebenarnya kita tidak butuh XAMPP, apache2, atau web server lainnya untuk menjalankan PHP di localhost. Karena PHP sendiri sudah menyediakan server bawaan yang bisa kita gunakan untuk Development. Pada PHP versi 5.4.0, CLI SAPI menyediakan fitur build-in web server yang memungkinkan kita untuk membuat server web dari perintah command line (CLI). Mengapa lebih baik menggunakan ini daripada XAMPP atau apache2? Karena dengan web server ini berjalan di console dan kita akan mudah mengetahui error dari sana.

6 Peralatan yang Harus dipersiapkan untuk Belajar Pemrograman Web (PHP) di Linux

6 Peralatan yang Harus dipersiapkan untuk Belajar Pemrograman Web (PHP) di Linux

Apa saja aplikasi yang dibutuhkan untuk pemrograman web di Linux? Jawabannya: tergantung bahasa yang akan digunakan. Biasanya bahasa yang umum digunakan adalah PHP. Selain PHP, kita juga menggunakan Python, Java, Ruby, C#, dan sebagainya. Pada tulisan ini, kita akan menggunakan PHP… Untuk bahasa yang lain silahkan baca di sini: Membuat Aplikasi Web dengan Python Belajar Membuat Web dengan Nodejs untuk Pemula Lalu untuk alat-alat yang kita butuhkan untuk pemrograman PHP di Linux adalah sebagai berikut:

4 Fungsi di PHP untuk Manipulasi Direktori

4 Fungsi di PHP untuk Manipulasi Direktori

Direktori adalah lokasi penyimpanan pada file system yang dapat berisi kumpulan file dan direktori. Ada beberapa fungsi yang dapat digunakan di PHP untuk manipulasi direktori: Fungsi mkdir() untuk membuat direktori; Fungsi scandir() untuk melihat isi direktori; Fungsi rmdir() untuk menghapus direktori; Fungsi rename() untuk mengubah nama direktori. Mari kita bahas semuanya satu per satu… googletag.cmd.push(function () { googletag.display('div-gpt-ad-multibanner1'); }); 1. Cara Membuat Direktori di PHPFungsi yang digunakan untuk membuat direktori di PHP adalah mkdir().

Membuat Generator id Unik seperti id Video YouTube di PHP

Membuat Generator id Unik seperti id Video YouTube di PHP

Dalam sebuah tabel di database, seringkali kita membuat kolom bernama id sebagai primary key. Kadang kolom tersebut kita berikan fungsi auto increment agar otomatis terisi dengan angka. Namun, kali ini kita coba menggunakan karakter yang di-generate dari nilai waktu per milidetik. 1. Mengambil Niali Unik dari Fungsi WaktuKita dapat menggunakan fungsi microtime() atau fungsi time() untuk mendapatkan nilai unik. Nilai ini, senantiasa akan berubah terus, seiring dengan perubahan waktu.