author Ahmad Muhardian

Bagaimana Cara Menyimpan Tanggal dan Waktu di MySQL?


Ini artikel lama, belum di-update. Isinya mungkin tidak relevan dengan kondisi sekarang

Beberapa hari yang lalu, saya melakukan downgrade sistem operasi, dari versi 15.10 ke 14.04. Secara otomatis, versi server MySQL-nya juga ikut di-downgrade, dari versi 5.6.27 ke versi 5.5.47. Pada versi yang lebih lama (5.5.47), tipe data Datetime dengan nilai default current_timestamp tidak diterima. Ketika saya mengimpor dari cadangan database, terjadi error.

mysql -u root -p < db_27_feb_2016.sql

Enter password:

ERROR 1067 (42000) at line 41: Invalid default value for 'tanggal'

Saya pun mencoba menelusuri ke baris 41 dari file SQL cadangan. Ternyata benar, di sana terdapat tipe data datetime dengan nilai default current_timestamp.

Berdasarkan tangkapan layar di atas, di sana terdapat kode SQL untuk membuat tabel artikel. Tabel ini merupakan tabel untuk proyek praktikum blog yang saya buat dulu. Saya mengganti semua tipe data datetime yang bernilai default current_timestamp ke timestamp dan mencoba mengimpor lagi.

ERROR 1064 (42000) at line 1866: You have an error in your SQL syntax; check the manual that corresponds to your MySQL server version for the right syntax to use near 'STATS_PERSISTENT=0' at line 11

Fuh!, Error apa lagi ini? Sepertinya, ini masalah perbedaan versi saja. Tapi yang penting, sebagian dari database penting yang saya butuhkan sudah diimpor.

Sepertinya ini sebuah kesalahan saya yang tidak memperhatikan tipe data dan nilai default saat membuat database dulu. Jadi, menurut saya, sebaiknya tidak menggunakan nilai default current_timestamp pada tipe data datetime dan tipe data datetime cocoknya digunakan untuk menyimpan data seperti tanggal lahir yang datanya diinputkan secara manual. Sementara untuk data yang tidak diinputkan langsung seperti tanggal log, tanggal terbit artikel, tanggal status, dsb sebaiknya menggunakan tipe data timestamp dengan nilai default current_timestamp.

Baca Juga ini

Cara Backup Database MySQL di Linux (Ekspor dan Impor)

Cara Backup Database MySQL di Linux (Ekspor dan Impor)

Membuat backup (cadangan) database perlu dilakukan sebelum instal ulang server atau untuk berjaga-jaga bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Backup sebenarnya bisa kita lakukan melalui Phpmyadmin dengan cara mengekspor semua database. Tapi bagaimana kalau kita belum menginstal Phpmyadmin di Server? Tenang… Kita masih bisa melakukan backup melalui command line. Caranya gimana? Silahkan disimak: Cara Backup Semua DatabaseKita bisa backup database MySQL dengan perintah mysqldump. Perintah ini akan membuat kode SQL.

Konfigurasi Server Apache PHP di Linux agar bisa Upload File

Konfigurasi Server Apache PHP di Linux agar bisa Upload File

Saya berencana akan melakukan instal ulang dalam waktu dekat ini. Karena ada beberapa kerusakan yang saya temukan di Distro Linux yang sedang saya pakai. Sebelum melakukan itu, ada baiknya mencatat dulu konfigurasi server yang sedang berjalan. Supaya nanti mudah mengonfigurasi lagi. Server Apache dan PHP di Linux tidak seperti server XAMPP di Windows. Server Apache dan PHP di linux memiliki hak akses direktori yang harus dipatuhi.

Belajar Java: Memahami 2 Jenis Perulangan dalam Java

Belajar Java: Memahami 2 Jenis Perulangan dalam Java

Apa yang akan kita lakukan bila ingin menyuruh komputer mengerjakan perintah yang berulang-ulang? Misalkan kita ingin menyuruh komputer menampilkan teks Petani Kode sebanyak 5x. Maka kita bisa menyuruhnya seperti ini: System.out.println("Petani Kode"); System.out.println("Petani Kode"); System.out.println("Petani Kode"); System.out.println("Petani Kode"); System.out.println("Petani Kode"); Tapi… bagaimana kalau sebanyak 1000x, apa kita akan mampu mengetik kode sebanyak itu? Tentunya tidak. Karena itu, kita harus pakai perulangan. Contoh perulangan:

Membuat Project PHP dengan Composer

Membuat Project PHP dengan Composer

Sebanarnya untuk memulai belajar pemrograman PHP, kita tidak butuh banyak alat. Cukup dengan 4 alat ini...

Menulis Kode dengan Activate Power Mode di Atom

Menulis Kode dengan Activate Power Mode di Atom

Beberapa minggu yang lalu, saya menemukan sebuah gambar animasi gif di facebook. Animasi penulisan kode yang disertai efek partikel bertaburan. Menarik, sepertinya akan menyenangkan menulis kode dengan efek ini. Tidak lama kemudian, saya menemukan modulnya untuk Atom. Efek ini awalnya hanya bisa dinikmati di Code in Dark Editor. Kemdian, seorang programmer bernama Joel Besada membuat replikasinya. Joel menulis sebuah modul untuk Atom, namanya activate-power-mode. Berikut ini cuplikannya: Cara Instal Activate Power ModeBuka teks editor Atom, kemudian masuk ke manu Edit>Preferences atau tekan tombol Ctrl+, (koma).

Manfaat fungsi time.sleep() pada pemrograman Python

Manfaat fungsi time.sleep() pada pemrograman Python

Python memiliki sebuah modul waktu (time). Banyak fungsi-fungsi yang berkaitan tentang waktu yang dapat digunakan dengan modul tersebut. Salah satunya adalah fungsi sleep(). Fungsi ini berguna untuk menunda waktu eksekusi. Fungsi ini membawa parameter berupa angka yang menyatakan detik (lama) penundaan. Misalkan, ingin menunda selama 5 detik: time.sleep(5)Fungsi ini dapat digunakan mengimpor modul time. Contoh program, berhitung sampai sepuluh. Lama penundaan perhitungan adalah 0.5 detik: import time for i in range(10):