author Ahmad Muhardian

Belajar Kotlin #03: Persiapan Pemrograman Kotlin di Linux


Peralatan untuk Belajar Kotlin

Adapun perlatan yang harus dipersiapkan untuk belajar kotlin adalah sebagai berikut:

  1. Java SDK ( Cara instal Java SDK di Linux)
  2. Teks Editor/IDE
  3. Kotlin

Java SDK kita perlukan untuk menjalankan Kotlin. Lalu teks editor untuk menulis kode Kotlin.

Terakhir, ya kotlin itu sendiri.

Cara Instalasi Kotlin di Linux

Setelah kamu menyiapkan Java SDK, langkah selanjutnya adalah menginstal Kotlin.

Pertama kita membutuhkan sdkman untuk menginstal kotlin di linux. sdkman ini semacam manajemen paket seperti apt.

Silahkan install sdkman dengan perintah ini:

curl -s https://get.sdkman.io | bash

Tunggu sampai prosesnya selesai.

Instalasi SDKman

Setelah itu buka terminal baru dan ketik perintah:

bash ~/.sdkman/bin/sdkman-init.sh

Perintah ini untuk menginisialisasi atau memulai SDKMAN.

Inisialisasi SDKman

Periksa versi sdkman yang terinstal dengan perintah sdk version.

Versi SDKMAN

Setelah itu, baru kita bisa instal Kotlin dengan sdkman.

Ketik perintah berikut:

sdk install kotlin

Tunggulah beberapa saat, kotlin akan segera terinstal.

Instalasi Kotlin

Membuat Program Kotlin Pertama

Sekarang mari kita coba membuat program kotlin.

Silahkan ikuti kode berikut:

fun main(args: Array<String>){
    println("Hello, World!")
}

Simpan dengan nama hello.kt.

Selanjutnya, kompilasi kode tersebut dengan perintah:

kotlinc hello.kt -include-runtime -d hello.jar

Argumen -include-runtime fungsinya agar program dapat dieksekusi. Jika ingin mengkompilasi menjadi library, maka argumen ini tidak perlu diberikan.

Sedangkan argumen -d berfungsi untuk menentukan target outputnya. Pada contoh di atas hasil kompilasinya akan berupa file jar.

Selanjutnya kita bisa eksekusi programnya dengan perintah:

kotlin hello.jar

atau

java -jar hello.jar

Maka akan menghasilkan pesan Hello, World!.

Program Hello World Kotlin

Gampang kan?

Membuat Skrip Kotlin

Skrip Kotlin merupakan program yang bisa langsung dieksekusi tanpa harus dikompilasi menjadi bentuk lain (.class, .js dan .jar).

Ini salah satu kelebihan Kotlin di bandingkan Java.

Untuk membuat skrip Kotlin, kita harus menyimpan kode kotlin-nya dengan ekstensi .kts (kotlin script)

Sebagai contoh, silahkan buat kode berikut.

println("Hello, ini adalah skrip kotlin")

kemudian simpan dengan nama hello.kts.

Setelah itu eksekusi/jalankan skrip tersebut dengan perintah:

kotlinc -script hello.kts

Maka akan menghasilkan output seperti ini.

Cara mengeksekusi script kotlin

Membuka REPL Kotlin

REPL (Read–Eval–Print Loop) bisa kita sebut sebagai mode interaktif atau shell (console).

Untuk membuka mode interaktif dari kotlin gunakan perintah:

kotlinc-jvm

Maka mode interaktif akan terbuka.

REPL atau Console pada Kotlin

Di sana kita bisa mengetikan perintah dan fungsi-fungsi kotlin. kemudian kotlin akan langsung mengeksekusinya.

Untuk keluar dari mode interaktif, ketik perintah :quit atau tekan tombol Ctrl+D.

Mode interaktif ini dapat kita gunakan untuk mencoba-coba, eksperimen, dan sebagainya.

Pemrograman Kotlin Menggunakan Intellij IDEA

Jika kalian merasa kesulitan memrogram kotlin dengan teks editor dan mengkompilasi secara manual, maka pakailah IDE (Integreted Development Environment).

Saya sarankan menggunakan IDE Intellij IDEA, karena resmi mendukung untuk pemrograman Kotlin tanpa harus menginstal plugin tambahan.

Intellij Idea saat ini tersedia dalam tiga versi:

  • Versi Ultimate – Trial 30 Hari dengan fitur yang lebih banyak;
  • Versi Community – Gratis dan Open Source;
  • Versi Education – Gratis untuk pendidikan;

Instalasi Intellij di Linux

Silahkan download Intellij yang versi komunitas di 📥 website resminya.

download-intellij

Setelah itu, kita akan mendapatkan file arsip tar.gz. Ekstrak file tersebut ke tempat yang aman.

Saya sendiri mengekstraknya di ~/apps/, karena di sana biasanya saya menginstal aplikasi.

Setelah itu, buka folder hasil ekstrak dan dan masuk ke folder bin. Lalu klik 2x file idea.sh untuk menjalankan IntelliJ.

file-idea-sh

Jika muncul dialog seperti ini:

dolphin-execute-idea

Klik saja Execute, maka akan keluar jendela seperti ini:

idea-import-setting

Silahkan pilih Do not import settings, kemudian klik OK

Berikutnya, kita akan diminta menentukan tema. Pilih salah satu, kemudian klik Next.

idea-tema

Selanjutnya, kita akan diminta untuk membuat ikon di menu. Biarkan Create Desktop Entry tercentang, lalu klik Next.

idea-desktop-entry

Berikutnya, kita akan diminta untuk menentukan launcher script untuk idea. Jika kita centang Create Script, maka nanti IntelliJ akan bisa dibuka dari terminal dengan perintah idea.

Kita centang saja, lalu klik Next.

idea-launcher-script

Berikutnya, kita akan diminta untuk menginstal beberapa plugin. Ini bisa juga dilakukan nanti. Karena itu, langsung saja klik Next.

idea-plugin

Selanjutnya, kita juga akan diminta untuk menginstal beberapa fitur tambahan. Kita tidak akan menginstal apapun, langsung saja klik Start Using IntelliJ IDEA.

idea-feature

Selesai, Maka kita akan disambut dengan jendela Welcome dari Intellij.

idea-welcome

Silahkan klik Create new Project jika ingin langsung membuat Proyek

Membuat Proyek di Intellij

Selain membuat proyek melalui jendela Welcome, kita juga bisa membuat proyek melalui menu File->New Project.

Membuat Proyek kotlin di Intellij

Selanjutnya silahkan berikan nama proyeknya hello-dunia, kemudian klik Finish.

Nama project

Setelah itu, silahkan buat file kotlin dengan mengklik kanan pada src kemudian pilih New->Kotlin File/Class.

Membuat File Kotlin

Isi nama filenya dengan main, setelah itu klik OK.

Memberikan nama file

Maka akan tercipa file bernama main.kt, silahkan isi dengan kode berikut.

Menulis kode kotlin

Setelah itu, silahkan jalankan programnya melalui menu Run->Run ‘MainKt’ atau tekan tombol Shift+F10.

Menjalankan Program Kotlin

Maka hasil outputnya akan langsung ditampilkan.

Hasil output program kotlin

Tinggal klik, tanpa harus kompilasi secara menual melalui terminal.

Mudah bukan…?

Apa Selanjutnya?

Kita sudah mempersiapkan alat-alat yang diperlukan untuk pemrograman Kotlin di Linux.

Kita juga sudah mengenal cara membuat, cara kompilasi, dan cara menjalankan program kotlin.

Selanjutnya, kamu bisa pelajari cara mengambil input dan menampilkan output di Kotlin.

Jika ada yang ditanyakan, silahkan tuliskan di komentar.

Baca Juga ini

7 (Bahasa) Pemrograman yang Dapat Dilakukan Langsung di Ubuntu

7 (Bahasa) Pemrograman yang Dapat Dilakukan Langsung di Ubuntu

Apa saja bahasa pemrograman yang bisa kamu langsung pakai di Ubuntu?

Bagaimana Cara Orang Buta Belajar Pemrograman?

Bagaimana Cara Orang Buta Belajar Pemrograman?

Kali ini saya akan mencoba menerjemahkan sebuah artikel hasil wawancara dari FossBoss yang mungkin menginspirasi. Judul aslinya “Mengenal Ali Abdulghani, Seorang Programmer Tunanetra yang Bekerja di Bidang Open Source” (Meet Ali Abdulghani, a Blind Programmer Working in the field of Open Source). Hallo Ali, ceritakan kami tentang dirimu, pendidikanmu, dan kehidupanmuNama saya Ali Abdulghani, orang-orang memanggil saya Alimiracle, panggilan itu datang sejak saya mulai menggunakan Solaris.

Mengenal PHP CLI dan PHP Interaktif

Mengenal PHP CLI dan PHP Interaktif

Pada tutorial dan buku pemrograman PHP yang beredar, tidak banyak yang membahas tentang PHP CLI dan PHP interaktif. PHP sendiri merupakan sebuah bahasa pemrograman yang fokus untuk pengembangan web. Karena itu, jarang sekali digunakan di lingkungan CLI (Command Line). Bagi yang belajar pemrograman PHP menggunakan XAMPP atau LAMPP, kemungkinan jarang menggunakan PHP CLI atau PHP interaktif. Tetapi, bagi yang menggunakan paket terpisah (apache2, php, mysql), kemungkinan sering bermain dengan PHP CLI dan PHP interaktif.

6 Peralatan yang Harus dipersiapkan untuk Belajar Pemrograman Web (PHP) di Linux

6 Peralatan yang Harus dipersiapkan untuk Belajar Pemrograman Web (PHP) di Linux

Apa saja aplikasi yang dibutuhkan untuk pemrograman web di Linux? Jawabannya: tergantung bahasa yang akan digunakan. Biasanya bahasa yang umum digunakan adalah PHP. Selain PHP, kita juga menggunakan Python, Java, Ruby, C#, dan sebagainya. Pada tulisan ini, kita akan menggunakan PHP… Untuk bahasa yang lain silahkan baca di sini: Membuat Aplikasi Web dengan Python Belajar Membuat Web dengan Nodejs untuk Pemula Lalu untuk alat-alat yang kita butuhkan untuk pemrograman PHP di Linux adalah sebagai berikut:

6 Teks Editor Berbasis Teks (CLI) di Linux untuk Menulis Kode

6 Teks Editor Berbasis Teks (CLI) di Linux untuk Menulis Kode

Teks editor merupakan software yang wajib dimiliki programmer. Karena dengan teks editor lah kita dapat menulis kode. Kali ini, saya akan mengulas 6 teks editor berbasis teks (CLI) di Linux yang dapat kita gunakan untuk menulis kode program. 1. Pico Pico merupakan teks editor berbasis teks yang mudah digunakan. Teks editor ini menjadi favorit para pengguna baru. Pico awalnya hadir bersama Pine email client.

Belajar Pemrograman C #02: Persiapan Pemrograman C di Linux

Belajar Pemrograman C #02: Persiapan Pemrograman C di Linux

Pelajari apa saja yang perlu dipersiapkan untuk belajar pemrograman C di Linux.