author Ahmad Muhardian

Belajar Java: 6 Jenis Operator yang Harus Dipahami


Belajar Bahasa Pemrograman Java: Input dan Output

Operator dalam pemrograman digunakan untuk melakukan operasi tertentu.

Misalkan kita ingin menjumlahkan nilai dari variabel x dan y, maka kita bisa menggunakan operator penjumlahan (+).

x + y

Ada enam jenis kelompok operator dalam pemrograman Java:

  1. Operator Artimatika;
  2. Operator Penugasan;
  3. Operator Pembanding;
  4. Operator Logika;
  5. Operator Bitwise;
  6. dan Operator Ternary.

Bila digambarkan dalam mind map, akan terlihat seperti ini:

6 Jenis operator pada Java

Ukuran penuh dari mind map ini dapat kamu lihat di: coggle.it

Apa saja perbedaan dari semua jenis operator tersebut?

Mari kita bahas, satu per satu…

1. Operator Aritmatika

Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi aritmatika.

Operator ini terdiri dari:

NamaSimbol
Penjumlahan+
Pengurangan-
Perkalian*
Pembagian/
Sisa Bagi%

Bagaimana cara pakainya?

Mari kita coba praktik…

Buatlah kelas baru bernama OperatorAritmatika, kemudian ikuti kode berikut:

import java.util.Scanner;

public class OperatorAritmatika {

    public static void main(String[] args) {
        int angka1;
        int angka2;
        int hasil;

        Scanner keyboard = new Scanner(System.in);

        System.out.print("Input angka-1: ");
        angka1 = keyboard.nextInt();
        System.out.print("Input angka-2: ");
        angka2 = keyboard.nextInt();

        // penjumlahan
        hasil = angka1 + angka2;
        System.out.println("Hasil = " + hasil);

        System.out.print("Input angka-1: ");
        angka1 = keyboard.nextInt();
        System.out.print("Input angka-2: ");
        angka2 = keyboard.nextInt();

        // pengurangan
        hasil = angka1 - angka2;
        System.out.println("Hasil = " + hasil);

         System.out.print("Input angka-1: ");
        angka1 = keyboard.nextInt();
        System.out.print("Input angka-2: ");
        angka2 = keyboard.nextInt();

        // perkalian
        hasil = angka1 * angka2;
        System.out.println("Hasil = " + hasil);


        System.out.print("Input angka-1: ");
        angka1 = keyboard.nextInt();
        System.out.print("Input angka-2: ");
        angka2 = keyboard.nextInt();

        // Pembagian
        hasil = angka1 / angka2;
        System.out.println("Hasil = " + hasil);

        System.out.print("Input angka-1: ");
        angka1 = keyboard.nextInt();
        System.out.print("Input angka-2: ");
        angka2 = keyboard.nextInt();

        // Sisa Bagi
        hasil = angka1 % angka2;
        System.out.println("Hasil = " + hasil);

    }

}

Silahkan jalankan programnya:

Hasil output program java operator

Mudah bukan…?

Mau laithan lagi?

Semakin banyak latihan, semakin mantap.

Sekarang coba contoh kasus: Program menghitung keliling persegi panjang.

Program Operator aritmatika

2. Operator Penugasan

Operator penugasan (Assignment Operator) fungsinya untuk meberikan tugas pada variabel tertentu. Biasanya untuk mengisi nilai.

Contoh:

int a = 10;

Variabel a ditugaskan untuk menyimpan nilai 10.

Operator Penugasan terdiri dari:

Nama OperatorSombol
Pengisian Nilai=
Pengisian dan Penambahan+=
Pengisian dan Pengurangan-=
Pengisian dan Perkalian*=
Pengisian dan Pembagian/=
Pengisian dan Sisa bagi%=

Mari Kita Coba…

Sekarang, buatlah sebuah kelas baru beranama OperatorPenugasan.

Kemudian ikuti kode berikut:

public class OperatorPenugasan {

    public static void main(String[] args) {
        int a;
        int b;

        // Pengisian nilai
        a = 5;
        b = 10;

        // penambahan
        b += a;
        // sekarang b = 15
        System.out.println("Penambahan : " + b);

        // pengurangan
        b -= a;
        // sekarang b = 10 (karena 15-5)
        System.out.println("Pengurangan : " + b);

        // perkalian
        b *= a;
        // sekarang b = 50 (karena 10*5)
        System.out.println("Perkalian : " + b);

        // Pembagian
        b /= a;
        // sekarang b=10
        System.out.println("Pembagian : " + b);

        // Sisa bagi
        b %= a;
        // sekarang b=0
        System.out.println("Sisa Bagi: " + b);

    }

}

Hasil outputnya:

Hasil output operator penugasan

3. Operator Pambanding

Sepeti namanya, tugas oprator ini untuk membandingkan.

Operator ini juga dikenal dengan opeartor relasi.

Nilai yang dihasilkan dari operator ini berupa boolean, yaitu: true dan false.

Operator ini terdiri dari:

NamaSimbol
Lebih Besar>
Lebih Kecil<
Sama Dengan==
Tidak Sama dengan!=
Lebih Besar Sama dengan>=
Lebih Kecil Sama dengan<=

contoh:

boolean x = 10 < 12

Maka x akan bernilai true, karena 10 lebih kecil dari 12.

Untuk lebih jelasnya…

Mari kita coba dalam kode

Buatlah sebuah kelas baru bernama OperatorPembanding. Kemudian ikuti kode berikut:

public class OperatorPembanding {

    public static void main(String[] args) {
        int nilaiA = 12;
        int nilaiB = 4;
        boolean hasil;

        // apakah A lebih besar dari B?
        hasil = nilaiA > nilaiB;
        System.out.println(hasil);

        // apakah A lebih kecil dari B?
        hasil = nilaiA < nilaiB;
        System.out.println(hasil);

        // apakah A lebih besar samadengan B?
        hasil = nilaiA >= nilaiB;
        System.out.println(hasil);

        // apakah A lebih kecil samadengan B?
        hasil = nilaiA <= nilaiB;
        System.out.println(hasil);

        // apakah nilai A sama dengan B?
        hasil = nilaiA == nilaiB;
        System.out.println(hasil);

        // apakah nilai A tidak samadengan B?
        hasil = nilaiA != nilaiB;
        System.out.println(hasil);

    }

}

Kode program di atas, akan menghasilkan output seperti ini:

Hasil output operator penugasan

4. Operator Logika

Kalau kamu pernah belajar logika matematika, pasti tidak akan asing dengan operator ini.

NamaSimbol di Java
Logika AND&&
Logika OR||
Negasi/kebalikan!

Operator Logika digunakan untuk membuat operasi logika.

Misalnya seperti ini:

  • Pernyataan 1: Petani Kode seorang programmer
  • Pernyattan 2: Petanikode menggunakan Linux

Jika ditanya, apakah Petani Kode programmer yang menggunakan Linux?

Tentu kita akan cek dulu kebenarannya

  • Pernyataan 1: Petani Kode seorang programmer = true.
  • Pernyattan 2: Petanikode menggunakan Linux = true.

Apa petanikode programmer dan menggunakan Linux?

Pertnyataan 1 && Pernyataan 2 = true

Bingung?

Coba cek lagi tabel kebenaran untuk logika AND.

Pernyatan 1Pernytaan 2Logika AND
truetruetrue
truefalsefalse
falsetruefalse
falsefalsefalse

Masih bingung…?

Sepertinya kamu harus buka lagi pelajarann logika matematika 😄.

Lalu bagaimana pengunaanya di program?

Langsung Saja dicoba Program Berikut

Buatlah sebuah kelas baru beranama OperatorLogika. Kemudian ikuti kode berikut ini:

Kode program operator logika

Silahkan jalankan dan perhatikan hasilnya:

Program operator logika di Java

5. Operator Bitwise

Operator bitwise merupkan operator yang digunakan untuk operasi bit (biner). Operator bitwise terdiri dari:

NamaSimbol di Java
AND&
OR|
XOR^
Negasi/kebalikan~
Left Shift<<
Right Shift>>
Left Shift (unsigned)<<<
Right Shift (unsigned)>>>

Operator ini berlaku untuk tipe data int, long, short, char, dan byte.

Operator ini akan menghitung dari bit-ke-bit.

Misalnya, kita punya variabel a = 60 dan b = 13.

Bila dibuat dalam bentuk biner, akan menjadi seperti ini:

a = 00111100
b = 00001101

Kemudian, dilakukan operasi bitwise

Operasi AND

a = 00111100
b = 00001101
a & b = 00001100

Operasi OR

a = 00111100
b = 00001101
a | b = 00111101

Operasi XOR

a = 00111100
b = 00001101
a ^ b = 00110001

Opearsi NOT (Negasi/kebalikan)

a = 00111100
~= 11000011

Konsepnya memang hampir sama dengan opeartor Logika. Bedanya, Bitwise digunakan untuk biner.

Untuk lebih jelasnya…

Mari kita coba dalam program

Buat kelas baru dengan nama OperatorBitwise, kemudian ikuti isinya sebagai berikut.

public class OperatorBitwise {

    public static void main(String[] args) {
        int a = 60;    /* 60 = 0011 1100 */
        int b = 13;    /* 13 = 0000 1101 */
        int c = 0;

        c = a & b;       /* 12 = 0000 1100 */
        System.out.println("a & b = " + c);

        c = a | b;       /* 61 = 0011 1101 */
        System.out.println("a | b = " + c);

        c = a ^ b;       /* 49 = 0011 0001 */
        System.out.println("a ^ b = " + c);

        c = ~a;          /*-61 = 1100 0011 */
        System.out.println("~a = " + c);

        c = a << 2;     /* 240 = 1111 0000 */
        System.out.println("a << 2 = " + c);

        c = a >> 2;     /* 215 = 1111 */
        System.out.println("a >> 2  = " + c);

        c = a >>> 2;     /* 215 = 0000 1111 */
        System.out.println("a >>> 2 = " + c);
    }

}

Perhatikanlah hasil outputnya:

6. Operator Ternary

Opertor ini unik, seperti membuat pertanyaan.

Simbolnya menggunakan tanda tanya (?) dan titik-dua (:) untuk memisah jawabannya.

Operator ternary di Java

Pada contoh di atas, “Kamu suka aku” adalah pertanyaan atau kondisi yang akan diperiksa.

Kalau jawabannya benar, maka iya. Sebaliknya akan tidak.

Lebih jelasnya, mari kita coba…

Program dengan Operator Ternary

Buatlah sebuah kelas baru dengan nama OperatorTernary, kemudian ikuti kode berikut.

public class OperatorTernary {
    public static void main(String[] args) {

        boolean suka = true;
        String jawaban;

        // menggunakan operator ternary
        jawaban = suka ? "iya" : "tidak";

        // menampilkan jawaban
        System.out.println(jawaban);

    }
}

Hasil outputnya:

iya

Sekarang coba ganti nilai variabel suka menjadi false, lalu dijalankan lagi.

Pasti akan menghasilkan tidak.

Cara lain, dapat juga membuat kondisi seperti ini:

int suka = 8;

String jawaban = (suka > 5) ? "iya" : "tidak";

Apa Selanjutnya?

Kita sudah mempelajari berbagai jenis operator dalam pemrograman Java.

Ya, operator memang sangat erat kaitannya dengan ilmu matematika. Maka dari itu, programmer dituntut untuk bisa matematika.

Selanjutnya, silahkan pelajari konsep percabangan atau control flow dalam Java.

Kalau ada yang ditanyakan, silahkan tuliskan di komentar.

Baca Juga ini

Belajar Java #02: Persiapan Pemrograman Java di Linux

Belajar Java #02: Persiapan Pemrograman Java di Linux

Sebenarnya, kita hanya butuh dua alat untuk bisa memulai pemrograman Java di Linux. Apa saja itu? JDK Netbeans Apa itu JDK? Apa itu Netbeans? Bagaimana menginstalnya di Linux? Mari kita bahas.. googletag.cmd.push(function () { googletag.display('div-gpt-ad-multibanner1'); }); Apa itu JDK?JDK merupakan singkatan dari Java Development Kit. JDK menyediakan compiler, library, API, dan tools lainnya. Jika kamu baru pertama kali mendengar istilah-istilah ini, jangan khawatir.

Belajar Java: Cara Mengambil Input dan Menampilkan Output

Belajar Java: Cara Mengambil Input dan Menampilkan Output

Seperti yang kita ketahui, program komputer terdiri dari tiga komponen utama, yaitu: input, proses, dan output. Input: nilai yang kita masukan ke program Proses: langkah demi langkah yang dilakukan untuk mengelola input menjadi sesuatu yang berguna Output: hasil pengolahan Semua bahasa pemrograman telah menyediakan fungs-fungsi untuk melakukan input dan output. Java sendiri sudah menyediakan tiga class untuk mengambil input: Class Scanner; Class BufferReader; dan Class Console.

Belajar Pemrograman Java: Variabel dan Tipe Data

Belajar Pemrograman Java: Variabel dan Tipe Data

Variabel adalah tempat menyimpan nilai sementara. Itu saja. Serius? Iya serius, kalau mau yang lebih panjang… …coba kita lihat pengertiannya dari Wikipedia: Variabel: (Lat) 1. berubah-ubah, tidak tetap; 2. deklarasi sesuatu yang memiliki variasi nilai 3. berbeda-beda dalam bahasa pemrograman disebut juga simbol yang mewakili nilai tertentu, variabel yang dikenal di sub program disebut variabel lokal. sedang yang di kenal secara umum/utuh dalam satu program disebut variabel global.

Belajar Java: Konsep Pemrograman Java yang Harus dipahami

Belajar Java: Konsep Pemrograman Java yang Harus dipahami

Materi yang wajib kamu pelajari untuk memahami konsep dasar pemrograman Java.

Mengenal 4 Macam Gaya Penulisan Case dalam Kode Program

Mengenal 4 Macam Gaya Penulisan Case dalam Kode Program

Pernahkah kalian perhatikan gaya penulisan huruf-huruf pada kode program? Kadang ada yang ditulis seperti_ini, SepertiItu, dan semacam-ini. Ternyata gaya penulisan tersebut punya sebutan tersendiri, apa saja itu? Mari kita bahas… 1. Gaya Snake Case Gaya penulisan case yang ini cirinya menggunakan garis bawah atau underscore (_). Suku kata dipisahkan dengan garis bawah sehingga membentuk sebuah ular. Karena itu, gaya ini disebut Snake Case. Contohnya seperti ini: ini_penulisan_snake_case(); The_quick_brown_fox_jumps_over_the_lazy_dog nama_variabel Nama_class Gaya penulisan Snake Case biasanya kita jumpai pada pemrograman prosedural dan fungsional seperti C, Pascal, PHP, dsb.

Belajar Pemrograman Python: Cara Install Python di Windows

Belajar Pemrograman Python: Cara Install Python di Windows

Instalasi python di Windows sangat gampang. Langkah-langkanya sama seperti menginstal software Windows pada umumnya, next-next-finish. Tapi ada konfigurasi yang harus dipilih ditengah-tengah proses instalasi, agar perintah Python dapat dikenali di CMD. Python yang akan di instal dalam panduan ini adalah python versi 3. Download di situs resmi python ( python.org). 1. Buka File python-3.msiSetelah download selesai, kita akan mendapatkan file python-3.4.2.msi. File python-3.