author Ahmad Muhardian

Belajar Java: Menggunakan Array untuk Menyimpan Banyak Hal


Cara menggunakan array pada Java

Apa yang akan kita lakukan bila memiliki banyak data yang akan disimpan dalam vairabel?

Misalkan kita ingin menyimpan nama-nama teman dalam variabel.

Maka mungkin kita akan melakukannya seperti ini:

String namaTeman1 = "Linda";
String namaTeman2 = "Santi";
String namaTeman3 = "Susan";
String namaTeman4 = "Mila";
String namaTeman5 = "Ayu";

Hal ini sah-sah saja.

Akan tetapi…

Masalahnya bagaimana kala datanya banyak, misalkan ada 100 data, pastinya capek donk membuat variabel sebanyak itu.

Karena itu, kita bisa menyimpan itu semua dalam Array.

Apa itu Array?

Array adalah sebuah variabel yang bisa menyimpan banyak data dalam satu variabel.

Array menggunakan indeks untuk memudahkan akses terhadap data yang disimpannya.

Contoh Array

Indeks array selalu dimulai dari 0

…dan perlu diketahui juga, indeks tidak selalu dalam bentuk angka. Bisa juga karakter atau teks.

Cara Membuat Array di Java

Cara membuat array kosong:

// cara pertama
String[] nama;

// cara kedua
String nama[];

// cara ketiga dengan kata kunci new
String[] nama = new String[5];

Parhatikan:

  • Kita menggunakan kurung siku [] untuk membuat array;
  • Kurung siku bisa diletakkan setelah tipe data atau nama array;
  • Angka 5 dalam kurung artinya batas atau ukuran array-nya.

Array yang kosong siap diisi dengan data. Pastikan mengisinya dengan data yang sesuai dengan tipe datanya.

Kita bisa mengisinya seperti ini:

nama[0] = "Linda";
nama[1] = "Santi";
nama[2] = "Susan";
nama[3] = "Mila";
nama[4] = "Ayu";

Atau kalau tidak mau repot, kita bisa membuat array dan langsung mengisinya.

String[] nama = {"Linda", "Santi", "Susan", "Mila", "Ayu"};

Mengambil Data dari Array

Seperti yang sudah kita ketahui, array memiliki indeks untuk memudahkan kita mengakses datanya.

Karena itu, kita bisa mengambil datanya dengan cara seperti ini:

// membuat array
String[] nama = {"Linda", "Santi", "Susan", "Mila", "Ayu"};

// mengambil data array
System.out.println(teman[2]);

Kira-kira apa hasil outputnya?

Yep! benar sekali, hasil outputnya adalah:

Susan

Karena Susan terletak di indeks ke-2.

Menggunakan Perulangan

Mengambil data satu per satu dari array mungkin cukup melelahkan, karena kita harus mengtik ulang nama array-nya dengan indeks yang berbeda.

Contoh:

System.out.println(teman[0]);
System.out.println(teman[1]);
System.out.println(teman[2]);
System.out.println(teman[3]);

Bagaimana kalau data array-nya sampai 1000, maka kita harus mengetik kode sebanyak seribu kali.

Karena itu, disinilah peran perulangan.

Contoh Array yang diaskes dengan perulangan

Perhatikan:

Di sana kita menggunakan atribut length untuk mengambil panjang array-nya.

Jadi, perulangan akan dilakukan sebanyak isi array-nya.

Sekarang Mari Kita Latihan

Silahkan buat class bernama Buah, kemudian ikuti kode berikut:

import java.util.Scanner;

public class Buah {
    public static void main(String[] args) {

        // membuat array buah-buahan
        String[] buah = new String[5];

        // membuat scanner
        Scanner scan = new Scanner(System.in);

        // mengisi data ke array
        for( int i = 0; i < buah.length; i++ ){
            System.out.print("Buah ke-" + i + ": ");
            buah[i] = scan.nextLine();
        }

        System.out.println("---------------------------");

        // menampilkan semua isi array
        for( String b : buah ){
            System.out.println(b);
        }

    }
}

Hasil outputnya:

Hasil output program array

Perhatikan:

Di sana kita menggunakan perulangan foreach untuk menampilkan isi array.

Seperti yang sudah kita pelajari pada materi Perulangan di Java, perulangan ini dapat kita gunakan untuk menampilkan isi array.

Array Multi Dimensi

Array multi dimensi artinya array yang memiliki lebih dari satu dimensi.

Atau kita bisa sebut, array di dalam array.

Jumlah dimensinya tidak terbatas, tergantung kita mampunya sampai berapa 😄.

Contoh berikut ini adalah array dua dimensi:

String[][] kontak = {
    {"Lili","08111"},
    {"Lala","08122"},
    {"Maya","08133"}
};

Indek ke-0 pada array kontak berisi array {"lili","08111"}.

Array 2 dimensi

Contoh cara mengakses data dari array dua dimensi:

Contoh Array dua dimensi di Java

Contoh Program Array Multi Dimensi

Biar makin mantap pemahaman kita tentang array multi dimensi, mari kita coba membuat sebuah program.

Silahkan buat class baru bernama RuangKelas kemudian ikuti kode berikut:

import java.util.Scanner;

public class RuangKelas {
    public static void main(String[] args) {

        // Membuat Array dan Scanner
        String[][] meja = new String[2][3];
        Scanner scan = new Scanner(System.in);

        // mengisi setiap meja
        for(int bar = 0; bar < meja.length; bar++){
            for(int kol = 0; kol < meja[bar].length; kol++){
                System.out.format("Siapa yang akan duduk di meja (%d,%d): ", bar, kol);
                meja[bar][kol] = scan.nextLine();
            }
        }

        // menampilkan isi Array
        System.out.println("-------------------------");
        for(int bar = 0; bar < meja.length; bar++){
            for(int kol = 0; kol < meja[bar].length; kol++){
                System.out.format("| %s | \t", meja[bar][kol]);
            }
            System.out.println("");
        }
        System.out.println("-------------------------");
    }
}

Hasil outputnya:

Hasil output contoh program array dua dimensi

Pada program tersebut, kita menggunakan perulangan bersarang untuk mengambil input dan menampilkan outputnya.

Karena array dua dimensi mirip seperti tabel, maka kita harus melakukan perulangan terhadap baris dan kolomnya.

Lalu bagaimana dengan array 3D, 4D, 5D, dan seterusnya?

Tentu saja kita harus membuat perulangan bersarang sebanyak dimensinya.

Kalau tiga, ya buat tiga perulangan.

Array List

Array yang kita bahas di atas sebenarnya memiliki beberapa kekurangan, seperti:

  • Tidak mampu menyimpan data dengan tipe yang berbeda.
  • Ukurannya tidak dinamis.

Maka dari itu, ada Array List yang menutupi kekurangan tersebut.

Array list merupakan sebuah class yang memungkinkan kita membuat sebuah objek untuk menampung apapun.

Untuk menggunakan Array List, kita harus mengimpornya terlebih dahulu.

import java.util.ArrayList;

Setelah itu, baru kita bisa membuat sebuah objek Array List seperti ini:

 ArrayList al = new ArrayList();

Mari kita coba….

Contoh Program dengan Array List

Silahkan membuat class dengan nama Doraemon, kemudian ikuti kode berikut:

import java.util.ArrayList;

public class Doraemon {
    public static void main(String[] args) {

        // membuat objek array list
        ArrayList kantongAjaib = new ArrayList();

        // Mengisi kantong ajaib dengan 5 benda
        kantongAjaib.add("Senter Pembesar");
        kantongAjaib.add(532);
        kantongAjaib.add("tikus");
        kantongAjaib.add(1231234.132);
        kantongAjaib.add(true);

        // menghapus tikus dari kantong ajaib
        kantongAjaib.remove("tikus");

        // Menampilkan isi kantong ajaib
        System.out.println(kantongAjaib);

        // menampilkan banyak isi kantong ajaib
        System.out.println("Kantong ajaib berisi "+ kantongAjaib.size() +" item");
    }
}

Hasil outputnya:

Hasil output program array list

Karena array list (kantongAjaib) merupakan sebuah objek yang terbuat dari class Array List, maka dia punya method (fungsi) untuk melakukan sesuatu.

  • Fungsi add() untuk menambahkan sesuatu ke dalam Array List;
  • Fungsi remove() untuk menghapus sesuatu ke dalam Array List;
  • Fungsi size() untuk mengambil ukuran Array List;
  • Fungsi get(id) untuk mengambil item dalam Array List berdasarkan id atau indeks tertentu.
  • dan masih banyak fungsi yang lainnya.

Apa Selanjutnya?

Kita telah memahami cara penggunaan Array dalam program Java.

Berikut ini ringkasannya:

  • Array adalah variabel yang bisa menyimpan banyak data;
  • Array bisa multi dimensi;
  • Array memiliki beberapa kekurangan, akan tetapi sudah ditutupi oleh array list.

Selanjutnya, silahkan pelajari tentang Prosedur atau Fungsi pada Java.

Ada yang ditanyakan?

Silahkan tuliskan di komentar.

Baca Juga ini

Pemrograman Java Swing: Membuat Jendela dengan JFrame

Pemrograman Java Swing: Membuat Jendela dengan JFrame

Jendela merupakan komponen utama sebuah aplikasi GUI. Di dalam jendela kita memasukan berbagai macam komponen seperti tombol, teks, combobox, dan lain-lain. Jendela pada pemrograman Swing dapat kita buat dengan Class JFrame. Pada kesempatan ini, kita akan belajar cara membuat jendela dengan dua metode: Hard Coding Drag and drop Mari kita mulai… Membuat Proyek BaruSebelum kita mulai mulai membuat jendela, buatlah proyek baru pada Netbeans. Isi nama proyeknya dengan BelajarSwing dan jangan centang “Create Main Class”.

Pilihan Alternatif Java dan Symbolic Link yang Buntu

Pilihan Alternatif Java dan Symbolic Link yang Buntu

Ketika saya bermain-main dengan perintah update-alternative untuk menambahakan pilihan alternatif java, malah terjadi error. Hal ini disebabkan karena saya salah memasukkan symbolic link ketika menambahkan pilihan alternatif. Berikut ini perintah salah yang menyebabkan masalah: sudo update-alternative --install /etc/alternatives/java java /opt/jdk1.8.0_77/bin/java Perhatikan teks yang berwarna merah. Teks tersebut merupakan symbolic link yang berlokasi di /etc/alternatives. Symbolic link yang seharusnya dimasukkan adalah /usr/bin/java. Akibatnya, error: [email protected]:~$ sudo update-alternatives --config java update-alternatives: error: cannot stat file '/etc/alternatives/java': Too many levels of symbolic links Tidak dapat memilih alternatif java, karena symbolic link java yang berada di /etc/alternatives buntu (broken).

Cara Menggunakan Banyak JDK di Linux agar tidak Bentrok

Cara Menggunakan Banyak JDK di Linux agar tidak Bentrok

Saya menginstal lebih dari satu JDK di Linux (Xubuntu). Ada Open JDK 8, Open JDK 7, dan Oracle JDK 8. Awalnya saya hanya punya Open JDK 8. Kemudian setelah mengintal Gradle, Open JDK 7 juga ikut tersintal. Selain itu, saya juga menginstal Oracle JDK 8 Secara manual di direktori /opt. Saat ini JDK yang sedang aktif digunakan adalah Open JDK 7. Beberapa IDE tidak mendukung bila menggunakan Open JDK 7.

Apa Fungsi String[] args pada Pemrograman Java?

Apa Fungsi String[] args pada Pemrograman Java?

Saat awal belajar pemrograman Java, kita akan menemukan String[] args. Apa sih fungsinya? Kenapa kita harus menuliskannya?

Belajar Java: Memahami 2 Jenis Perulangan dalam Java

Belajar Java: Memahami 2 Jenis Perulangan dalam Java

Apa yang akan kita lakukan bila ingin menyuruh komputer mengerjakan perintah yang berulang-ulang? Misalkan kita ingin menyuruh komputer menampilkan teks Petani Kode sebanyak 5x. Maka kita bisa menyuruhnya seperti ini: System.out.println("Petani Kode"); System.out.println("Petani Kode"); System.out.println("Petani Kode"); System.out.println("Petani Kode"); System.out.println("Petani Kode"); Tapi… bagaimana kalau sebanyak 1000x, apa kita akan mampu mengetik kode sebanyak itu? Tentunya tidak. Karena itu, kita harus pakai perulangan. Contoh perulangan: for (int hitungan = 0; hitungan <= 1000; hitungan++) { System.

Belajar Java: 6 Jenis Operator yang Harus Dipahami

Belajar Java: 6 Jenis Operator yang Harus Dipahami

Operator dalam pemrograman digunakan untuk melakukan operasi tertentu. Misalkan kita ingin menjumlahkan nilai dari variabel x dan y, maka kita bisa menggunakan operator penjumlahan (+). x + y Ada enam jenis kelompok operator dalam pemrograman Java: Operator Artimatika; Operator Penugasan; Operator Pembanding; Operator Logika; Operator Bitwise; dan Operator Ternary. Bila digambarkan dalam mind map, akan terlihat seperti ini: Ukuran penuh dari mind map ini dapat kamu lihat di: coggle.it Apa saja perbedaan dari semua jenis operator tersebut?