author Ahmad Muhardian

Menghitung Akar Kuadrat dan Akar Kubik dengan Java


Pada pelajaran Matematika, kadang kita sering menemukan perhitungan akar.

Contoh, akar kuadrat dari 25 adalah 5, karena 5x5=25, bisa ditulis: $\sqrt{25} = 5$. Lalu kalau akar kubik dari 27 adalah 3, karena 3x3x3=27, bisa ditulis: $\sqrt[3]{27} = 3$.

Bagaimana cara kita membuat perhitungan tersebu di Java?

Perhitungan akar kuadrat dapat dilakukan dengan fungsi sqrt(). Fungsi ini terdapat dalam class Math. Jadi untuk menghitung akar seperti di atas dalam kode java dapat dilakukan dengan cara berikut ini:

Math.sqrt(25);

Fungsi tersebut akan menghasilkan: 5

Sementara itu untuk perhitungan akar kubik dapat dilakukan dengan fungsi cbrt().

Contoh:

Math.cbrt(27);

Akan menghasilkan: 3

Contoh Penerapannya dalam Program

Sekarang mari kita coba membuat program untuk menghitung rumus pitagoras.

Rumus pitagoras:

c = $\sqrt{a^2 + b^2}$

Maka kita bisa buat fungsi seperti ini:

static double pitagoras(double a, double b){
    double c = Math.sqrt( Math.pow(a,2) + Math.pow(b,2) );
    return c;
}

Fungsi Math.pow() digunakan untuk membuat pangkat.

Kode lengkap programmnya seperti ini:

public class HitungPitagoras {

    // fungsi rumus pitagoras
    static double pitagoras(double a, double b){
        double c = Math.sqrt( Math.pow(a,2) + Math.pow(b,2) );
        return c;
    }

    public static void main(String[] args) {
        double a = 3.2;
        double b = 4.5;

        // menggunakan atau pemanggilan fungsi pitagoras
        double c = pitagoras(a, b);

        System.out.println("c = " + c);
    }

}

Hasilnya:

c = 5.52177507691141

Kesimpulan

Jadi, untuk menghitung akar kuadrat dan akar kubik di java, kita gunakan fungsi Math.sqrt() untuk akar kuadrat dan Math.cbrt() untuk akar kubik.

Baca Juga ini

Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Biner di Java

Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Biner di Java

Konversi bilangan desimal ke biner sangat mudah dilakukan di Java, karena ada method atau fungsi yang sudah disediakan untuk melakukannya. Berikut ini tampilan program konversi yang saya buat dengan Java (Swing). Terdapat dua tombol pada program tersebut. Tombol pertama berfungsi untuk menentukan tipe konversinya (Desi-ke-Bin atau Bin-ke-Desi). Kode yang dikerjakan di tombol tersebut adalah sebagai berikut. private void btnTipeKonversiActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) { if(btnTipeKonversi.

Operator ^ (xor) di Java bukan untuk Membuat Pangkat

Operator ^ (xor) di Java bukan untuk Membuat Pangkat

Sebuah kekeliruan saya temukan ketika memeriksa kode program milik teman. Dia mengimplementasikan rumus berikut ke dalam kode java. y = x2 + 3 Potongan kode program yang dia tulis. int x = 3;int y = x^2 + 3; Hasilnya pun 6; tidak sesuai harapan. Seharusnya menghasilkan 12. Operator ^ (Exclusive Or) disingkat xor, merupakan operator bitwise. Operator bitwise merupakan operator untuk memanipulasi bilangan biner.

Pemrograman Android di Linux dengan Eclipse

Pemrograman Android di Linux dengan Eclipse

Awalnya Google menggunakan Eclipse sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi Android. Kemudian beralih ke Android Studio. Eclipse memang lebih ringan daripada Android Studio, akan tetapi Eclipse sudah tidak lagi didukung oleh Google. Artinya, kalau ada fitur terbaru atau API terbaru dari Android, kita (mungkin) tidak akan bisa menggunakannya di Eclipse. Namun tidak ada salahanya menggunakan Eclipse untuk membuat aplikasi Android. Bila kamu ingin mencobanya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan perisapan.

Belajar Java: Menggunakan Prosedur dan Fungsi untuk Membuat Sub-program

Belajar Java: Menggunakan Prosedur dan Fungsi untuk Membuat Sub-program

Pada contoh program di pembahasan sebelumnya, kita hanya menulis kode intruksi pada fungsi main() saja. Fungsi main() adalah fungsi utama dalam program Java. Semua kode yang kita tulis di dalamnya, akan langsung dieksekusi. Tapi masalahnya sekarang: “Bagaimana kalau kita membuat program yang cukup besar, apakah kita masih bisa menulis semua kodenya di dalam fungsi main()?” Bisa-bisa saja, tapi kurang efektif dan akan menghabiskan banyak tenaga untuk mengetik kodenya.

Belajar Java: Menggunakan Array untuk Menyimpan Banyak Hal

Belajar Java: Menggunakan Array untuk Menyimpan Banyak Hal

Apa yang akan kita lakukan bila memiliki banyak data yang akan disimpan dalam vairabel? Misalkan kita ingin menyimpan nama-nama teman dalam variabel. Maka mungkin kita akan melakukannya seperti ini: String namaTeman1 = "Linda"; String namaTeman2 = "Santi"; String namaTeman3 = "Susan"; String namaTeman4 = "Mila"; String namaTeman5 = "Ayu"; Hal ini sah-sah saja. Akan tetapi… Masalahnya bagaimana kala datanya banyak, misalkan ada 100 data, pastinya capek donk membuat variabel sebanyak itu.

Pemrograman Java Swing: Membuat Jendela dengan JFrame

Pemrograman Java Swing: Membuat Jendela dengan JFrame

Jendela merupakan komponen utama sebuah aplikasi GUI. Di dalam jendela kita memasukan berbagai macam komponen seperti tombol, teks, combobox, dan lain-lain. Jendela pada pemrograman Swing dapat kita buat dengan Class JFrame. Pada kesempatan ini, kita akan belajar cara membuat jendela dengan dua metode: Hard Coding Drag and drop Mari kita mulai… googletag.cmd.push(function () { googletag.display('div-gpt-ad-multibanner1'); }); Membuat Proyek BaruSebelum kita mulai mulai membuat jendela, buatlah proyek baru pada Netbeans.