author Ahmad Muhardian

Tutorial Git #3: Simpan Perubahan Revisi dengan Git Commit


Pada tutorial Git yang kedua, kita sudah membuat repositori kosong. Belum ada apa-apa di sana.

Sekarang coba tambahkan sebuah file baru.

Sebagai contoh, saya akan menambahkan tiga file HTML kosong.

Project 01 - repository Git

Setalah ditambahkan, coba ketik perintah git status untuk melihat status repositorinya.

Git status

Berdasarkan keterangan di atas, saat ini kita berada cabang (branch) master dan ada tiga file yang belum ditambahkan ke Git.

Tiga Kelompok Kondisi File dalam Git

Sebelum kita membuat revisi, kita akan berkenalan dulu dengan tiga kondisi file dalam Git.

1. Modified

Modified adalah kondisi dimana revisi atau perubahan sudah dilakukan, tetapi belum ditandai dan belum disimpan di version control. Contohnya pada gambar di atas, ada tiga file HTML yang dalam kondisi modified.

2. Staged

Staged adalah kondisi dimana revisi sudah ditandai, tetapi belum disimpan di version control. Untuk mengubah kondisi file dari modified ke staged gunakan perintah git add nama_file. Contoh:

git add index.html

3. Commited

Commited adalah kondisi dimana revisi sudah disimpan di version control. perintah untuk mengubah kondisi file dari staged ke commited adalah git commit.

Membuat Revisi Pertama

Baiklah, sekarang kita akan sudah tahu kondisi-kondisi file dalam Git. Selanjutnya, silahkan ubah kondisi tiga file HTML tadi menjadi staged dengan perintah git add.

git add index.html
git add about.html
git add contact.html

Atau kita bisa melakukannya seperti ini:

git add index.html about.html contect.html

atau:

git add *.html

Atau seperti ini (semua file dan direktori):

git add .

Setelah itu, cobalah ketik perintah git status lagi. Kondisi filenya sekarang akan menjadi staged.

Kondisi file staged di Git

Setelah itu, ubah kondisi file tersebut ke commited agar semua perubahan disimpan oleh Git.

git commit -m "Commit pertama"

Setelah itu, coba cek dengan perintah git status lagi.

Commit pertama git

Selamat, revisi pertama sudah kita buat. Selanjutnya cobalah untuk membuat revisi kedua.

Membuat Revisi kedua

Ceritanya ada perubahan yang akan kita lakukan pada file index.html. Silahkan modifikasi isi file index.html. Sebagai contoh saya mengisinya seperti ini.

<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <meta charset="utf-8">
        <title>Belajar Git - Project 01</title>
    </head>
    <body>
        <p>Hello Semua, Saya sedang belajar Git</p>
    </body>
</html>

Setelah itu ketik lagi perintah git status.

Git status revisi kedua

Terilhat di sana, file index.html sudah dimodifikasi. Kondisinya skarang berada dalam modified. Lakukan commit lagi seperti revisi pertama.

git add index.html
git commit -m "ditambahkan isi"

Dengan demikian, revisi kedua sudah disipan oleh Git. Mungkin anda belum tahu maksud dari argumen -m, argumen tersebut untuk menambahkan pesan setiap menyimpan revisi.

Timeline dua revisi

Sekarang Git sudah mencatat dua revisi yang sudah kita lakukan. Kita bisa ibaratkan revisi-revisi ini sebagai checkpoint pada Game. Apabila nanti ada kesalahan, kita bisa kembali ke checkpoint ini.

Sekian untuk tutorial ke-3 ini, mudah-mudahan bermanfaat.

Selanjutnya: Tutorial Git 04 - Melihat Log Revisi

Baca Juga ini

Tutorial Git #2: Cara Membuat Repositori Baru dalam Proyek

Tutorial Git #2: Cara Membuat Repositori Baru dalam Proyek

Repositori (repository) dalam bahasa indonesia artinya gudang. Repositori merupakan istilah yang digunakan untuk direktori proyek yang menggunakan Git. Jika kita memiliki sebuah direktori dengan nama proyek-01 dan di dalamnya sudah menggunakan git, maka kita sudah punya repositori bernama proyek-01. Membuat RepositoriPembuatan repositori dapat dilakukan dengan perintah git init nama-dir. Contoh: git init proyek-01 Perintah tersebut akan membuat direktori bernama proyek-01. Kalau direktorinya sudah ada, maka Git akan melakukan inisialisasi di dalam direktori tersebut.

Tutorial Git #1: Cara Install Git dan Konfigurasi Awal yang Harus Dilakukan

Tutorial Git #1: Cara Install Git dan Konfigurasi Awal yang Harus Dilakukan

Kita sudah mengenal Git pada tulisan sebelumnya. Selanjutnya Kita akan melakukan instalasi dan persiapan untuk mulai belajar Git. Tulisan ini terbagi menjadi tiga bagian: Cara Instalasi Git di Linux. Cara Instalasi Git di Windows. Konfigurasi Awal yang Harus dilakukan Setelah Menginstal Git. Mari kita mulai… 1. Cara Install Git di LinuxInstalasi Git pada Distro keluarga Debian dapat menggunakan perintah apt. sudo apt install git atau sudo apt-get install git Pada Fedora:

Apa itu Git dan Kenapa Penting bagi Programmer?

Apa itu Git dan Kenapa Penting bagi Programmer?

Git adalah salah satu tool yang sering digunakan dalam proyek pengembangan software. Git bahkan menjadi tool yang wajib dipahami oleh programmer, karena banyak digunakan di mana-mana. Pada kesempatan ini kita akan belajar Git dari dasar. Artikel ini hanya akan membahas pengenalan Git saja. Untuk mempelajari Git lebih lanjut, saya sudah menyediakan link di bagian akhir. Mengenal GitGit adalah salah satu sistem pengontrol versi (Version Control System) pada proyek perangkat lunak yang diciptakan oleh Linus Torvalds.

Cara Setup SSH Key untuk BitBucket Biar Gak Perlu Lagi Password

Cara Setup SSH Key untuk BitBucket Biar Gak Perlu Lagi Password

Kita bisa nge-push kode ke Bitbuket melalui dua protokol, yakni HTTPS dan SSH. Jika kamu menggunakan HTTPS, maka kamu akan diminta untuk memasukan password di setiap kali nge-push. Namun, jika kamu pakai SSH.. ..maka kamu tidak perlu melakukan itu. Tapi masalahnya: Kita membutuhkan SSH Key untuk bisa nge-push melalui SSH. Jika kamu paksakan tanpa SSH Key, maka akan terjadi error seperti ini: Permission denied public key Ini artinya kita belum memiliki SSH Key yang valid untuk Bitbuket.

Cara Upload File ke Server FTP ala Git

Cara Upload File ke Server FTP ala Git

Ketika kita akan men-deploy atau hosting sebuah web di server shared hosting, kita akan diberikan fasilitas FTP untuk upload file. Kita bisa menggunakan FTP Client seperti FileZilla untuk upload file. Namun, bagaimana kalau nanti ada perubahan? Tentu kita akan mencari file yang diubah dan di-upload lagi. Hal ini mungkin terasa sedikit melelahkan. Sedangkan, kalau kita menggunakan Git. Kita hanya perlu melakukan push untuk mengupload perubahan ke server atau repository remote. Akan tetapi, server yang kita gunakan tidak mendukung Git.

Cara Setup SSH Key untuk Github agar Bisa Ngepush Tanpa Password

Cara Setup SSH Key untuk Github agar Bisa Ngepush Tanpa Password

Kita bisa melakukan push ke Github melalui dua metode yakni, melalui protokol HTTPS dan SSH. Jika kita menggunakan HTTPS, maka kita akan dimintai password di setiap kali melakukan push. Sedangkan kalau pakai SSH, ini tidak perlu.. ..karena passwordnya akan diwaklili oleh SSH Key. Pada tutorial ini, kita akan belajar gimana cara setup SSH Key untuk Github. Sehingga nanti bisa melakukan push tanpa harus ngetik password terus menerus. Mari kita mulai!