Belajar Django

Apa itu Django?

Django adalah sebuah framework full-stack untuk membuat aplikasi web dengan bahasa pemrograman Python. Framework akan membantu kita membuat web lebih cepat, dibandingkan menulis kode dari nol. 1

Full-stack artinya, django meliputi sisi front-end dan juga back-end. Front-end adalah sisi depan yang akan dilihat oleh pengguna, sedangkan back-end adalah sisi belakang yang berhubungan dengan database dan logika bisnis.

Sejarah dan Perkembangan Django

Django awalnya dikembangkan pada tahun 2003 dan 2005 oleh beberapa web developer yang bertugas membuat dan merawat web portal (newspaper website).

Setelah membuat beberapa website, orang-orang tersebut mulai membuat ulang kode-kode yang pernah mereka tulis dengan menerapkan beberapa design pattern. Lalu disebarkan sebagai project open source dengan nama “Django” pada bulan july 2005.

Django kemudian semakin berkembang, lalu dirilis versi 1.0 pada bulan september 2008. Sekarang (2018) Django sudah mencapai versi 2.0.

Berikut ini roadmap jadwal rilis Django:

Versi Django

Versi LTS akan dirilis setiap 2 tahun dan memiliki masa dukungan yang lebih panjang.

Peralatan yang Harus dipersiapkan untuk Belajar Django

Peralatan yang kita butuhkan untuk membuat project Django adalah:

  1. Virtualenv;
  2. pip.

Virtualenv adalah sebuah tool yang berfungsi untuk membuat lingkungan virtual yang terisolasi.

Kenapa kita harus menggunakan virtualenv?

Karena agar tidak bentrok dengan project yang lain.

Pembahasan tentang virtualenv, bisa kamu baca di: Mengenal Virtualenv: Apa Saja yang Harus Kamu Ketahui?

Lalu, pip adalah sebuah tool yang akan kita gunakan untuk manajemen paket python. Termasuk juga menginstall Django.

Install virtualenv dan pip:

apt install python-virtualenv python-pip python3-virtualenv python3-pip

Instalasi Django di Lingkungan OS

Instalasi Django dapat dilakukan melalui pip dengan perintah seperti ini:

pip install Django==2.0.2

Maka Django yang akan terinstall adalah Django versi 2.0.2.

Untuk menguji django yang sudah diinstal, masuk ke shell python. Kemudian ketik import django dan django.VERSION:

>>> import django
>>> django.VERSION
(2, 0, 2, 'final', 0)
>>> 

Jika terjadi error seperti ini:

Error saat import django

Artinya Django belum terinstal dengan benar.

Coba instal ulang!

Instalasi Django di Virtualenv

Virtualenv adalah lingkungan virtual yang terisolasi dari lingkungan luar (OS).

Artinya: kita bebas menginstal apapun di dalam lingkungan virtual, tanpa harus menggangu aplikasi lain di lingkungan luar.

Baiklah, karena kita akan menggunakan Python 3 pada virtualenv, maka kita harus memberikan argumen -p python3 saat membuat virtualenv:

 virtualenv -p python3 belajar_django

Maka sekarang kita punya direktori baru bernama belajar_django. Silahkan masuk ke direktori tersebut, kemudian aktifkan virtual enviroment-nya.

cd belajar_django
. bin/activate

Kalau berhasil, tampilannya akan seperti ini:

Membuat virtualenv untuk Django

Setelah itu, install Django dengan perintah ini:

pip3 install Django==2.0.2

Perintah pip3 adalah pip untuk Python 3.

Instalasi Django di virtualenv

Membuat Project Django

Untuk membuat project aplikasi web dengan Django, kita bisa ketik perintah berikut.

django-admin startproject mysite

Keterangan:

  • startproject adalah perintah untuk membuat project;
  • mysite adalah nama direktori project-nya.

Setelah itu, kita akan mendapatkan direktori baru bernama mysite dengan isi sperti ini:

Project baru django

Mengenal Stuktur Direktori Project Django

Berikut ini struktur direktori yang dibuatkan Django:

mysite/
├── manage.py
└── mysite
    ├── __init__.py
    ├── settings.py
    ├── urls.py
    └── wsgi.py

Ada beberapa file dan direktori yang harus kita ketahui:

  • Direktori 📁 mysite/ adalah root direktori yang berisi seluruh file dari project. Nama direktori ini bisa diganti dengan apa saja, karena tidak akan jadi masalah bagai Django.
  • File 📄 manage.py adalah program untuk mengelola project Django. Kita akan sering mengeksekusi 📄 manage.py saat ingin melakukan sesuatu terhadap project, misalnya: menjalankan server, melakukan migrasi, menciptakan sesuatu, dll.
  • File 📄 mysite/__init__.py adalah sebuah file kosong yang menyatakan direktori ini adalah sebuah paket (python package).
  • File 📄 mysite/settings.py adalah tempat kita mengkonfigurasi project.
  • File 📄 mysite/urls.py adalah tempat kita mendeklarasikan URL.
  • File 📄 mysite/wsgi.py adalah entri point untuk WSGI-compatible

Bagaimana Konsep Kerja Django?

Konsep Kerja Django

Setiap request dari client akan diproses pertama kali oleh urls.py, karena di sini berisi definisi alamat URL (route) dan fungsi yang akan dieksekusi di setiap rute. 2

Berikutnya, fungsi yang ada di views.py akan melakukan pemrosesan seperti:

  • Tulis data atau ambil data dari Model
  • Racik tampilan data dengan template HTML
  • Kirim HTTP Response ke client

Menjalankan Server Django

Django memiliki server yang digunakan untuk development.

Cara menjalankannya, ketik perintah ini:

python manage.py runserver

Maka, server akan segera dijalankan…

Menjalankan server django di localhost

Abaikan teks yang berwarna merah, karena kita belum melakukan apapun di dalam project ini.

Sekarang coba buka http://localhost:8000, maka hasilnya:

Website dengan Django

Selamat 🎉…

Kita sudah berhasil menginstal dan membuat project Django dengan benar.

Apa Selanjutnya?

Selanjutnya kita bisa mulai coding aplikasi web yang akan dibuat. Sebelum melakukan itu, ada baiknya menyiapkan rancangan dan desain dari aplikasi webnya.

Selamat coding…