author Ahmad Muhardian

Cara Menggunakan Composer pada CodeIgniter


Composer sangat dibutuhkan apabila kita bekerja dengan banyak library.

Composer akan membantu kita menginstal, men-download, meng-update, dan mencarikan depedency dari library yang digunakan.

Pada CodeIgniter, composer sudah mulai didukung pada versi 3. Namun, autoload-nya belum diaktifkan secara default.

Pada kesempatan ini, saya akan membahas cara konfigurasi CodeIgniter agar dapat mengunakan Composer.

Mari kita mulai…

Konfigurasi CodeIgniter

Buka file konfigurasi CodeIgniter pada application/config/config.php. Kemudian isi nilai autoload untuk Composer seperti beikut ini:

$config['composer_autoload'] = "vendor/autoload.php";

Instalasi Library

Sekarang coba buka file composer.json yang ada di root direktori proyek. Kemudian tambahkan pustaka FPDF.

{
    "description": "The CodeIgniter framework",
    "name": "codeigniter/framework",
    "type": "project",
    "homepage": "http://codeigniter.com",
    "license": "MIT",
    "support": {
        "forum": "http://forum.codeigniter.com/",
        "wiki": "https://github.com/bcit-ci/CodeIgniter/wiki",
        "irc": "irc://irc.freenode.net/codeigniter",
        "source": "https://github.com/bcit-ci/CodeIgniter"
    },
    "require": {
        "php": ">=5.2.4",
        "setasign/fpdf": "1.8.1"
    },
    "require-dev": {
        "mikey179/vfsStream": "1.1.*"
    }
}

Ini hanya sekedar contoh saja.

Anda boleh menambahkan atau menggunakan pustaka selain FPDF.

Setelah itu, ketik perintah berikut untuk menginstal semua library-nya:

composer update

Tunggulah sampai prosesnya selesai.

Percobaan Pustaka

Sekarang coba tambahkan kode berikut ini pada Controller:

<?php defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');

// Class untuk membuat laporan

class Laporan extends CI_Controller{

    function __construct(){
        parent::__construct();
    }

    /**
    * Fungsi untuk menampilkan menu laporan penerima bantuan
    * @param none
    * @return void
    **/
    function penerima_bantuan(){
        $pdf = new FPDF();
        $pdf->AddPage();
        $pdf->SetFont('Arial','B',16);
        $pdf->Cell(40,10,'Hello World!');
        $pdf->Output();
    }
}

Setelah itu, cobalah lihat hasilnya.

Library FPDF berhasil kita gunakan di CodeIgniter.

Percobaan di atas sebenarnya untuk memastikan library dari Composer berhasil di-load atau tidak.

Selebihnya anda bisa bereksperiman dengan membuat Class extend dari library tersebut.

Baca Juga ini

Tutorial Codeigniter #09: Membuat Fitur Login untuk Admin

Tutorial Codeigniter #09: Membuat Fitur Login untuk Admin

Pelajari cara membuat fitur login untuk Admin di Codeigniter dengan Library session bawaan Codeigniter.

Aplikasimu Lambat? Coba Cek dengan Profiler di Codeigniter

Aplikasimu Lambat? Coba Cek dengan Profiler di Codeigniter

Pernah dengar profiler? Kalau belum, artikel ini tepat untukmu. Codeigniter memang memudahkan kita dalam membuat aplikasi web. Meskipun kita sudah tahu… MVC adalah desain pola yang dipakai Codeigntier, tapi masih aja ada orang yang menulis kode brantakan. Akibatnya: Aplikasi berjalan lambat dan terasa berat. Nah si Profiler ini akan memberitahu kita, kelemahan dari aplikasi. Seperti: Berapa lama Waktu yang dibutuhkan untuk eksekusi controller Query apa saja yang dieksekusi Kecepatan ekekusi query Data yang terkirim dan sebagainya.

Cara Menggunakan Composer untuk Manajemen Proyek PHP

Cara Menggunakan Composer untuk Manajemen Proyek PHP

Bayangkan kita sedang mengerjakan proyek web dengan PHP. Kemudian kita membutuhkan beberapa library untuk melengkapi proyek ini. Biasanya, kita men-download sendiri library-nya dari internet. Tapi… Kadang library yang satu dengan yang lain saling membutuhkan agar bisa digunakan. Hal ini disebut depedency (keterkaitan/ketergantungan). Contohnya: Library X membutuhkan library Y agar bisa digunakan, kemudian library Y membutuhkan library Q,R,S. “Bagaimana kalau ada banyak sekali library yang digunakan?” Pastinya akan repot mencari sendiri depedency library-nya.

Membuat Project PHP dengan Composer

Membuat Project PHP dengan Composer

Sebanarnya untuk memulai belajar pemrograman PHP, kita tidak butuh banyak alat. Cukup dengan 4 alat ini...

Pengenalan Slim Framework untuk Pemula

Pengenalan Slim Framework untuk Pemula

Slim Framework adalah mikro framework PHP untuk membuat aplikasi web. Biasanya digunakan untuk membuat REST API atau webserivice. Pada kesempatan ini, kita akan belajar dasar-dasar penggunaan Slim Framework. Mulai dari tahap instalasi, sampai membuat route. Catatan: Tutorial ini untuk Slim Versi 3 Baiklah, mari kita mulai… googletag.cmd.push(function () { googletag.display('div-gpt-ad-multibanner1'); }); Konsep Slim FramworkSlim Framework sebenarnya sangat sederhana. Dia hanya bertugas menerima HTTP Request, lalu memanggil fungsi yang diinginkan.

Mengenal PHP CLI dan PHP Interaktif

Mengenal PHP CLI dan PHP Interaktif

Pada tutorial dan buku pemrograman PHP yang beredar, tidak banyak yang membahas tentang PHP CLI dan PHP interaktif. PHP sendiri merupakan sebuah bahasa pemrograman yang fokus untuk pengembangan web. Karena itu, jarang sekali digunakan di lingkungan CLI (Command Line). Bagi yang belajar pemrograman PHP menggunakan XAMPP atau LAMPP, kemungkinan jarang menggunakan PHP CLI atau PHP interaktif. Tetapi, bagi yang menggunakan paket terpisah (apache2, php, mysql), kemungkinan sering bermain dengan PHP CLI dan PHP interaktif.