Pemrograman

Bahasa

Framework

Peralatan

Cara Redirect Halaman di Hugo untuk Mempertahankan Trafik

Ardianta Pargo dalam Web
7 April 2017 · 15:22

Cara Redirect Halaman di Hugo untuk Mempertahankan Trafik

Hingga saat ini, proses migrasi Petani Kode ke Hugo masih belum selesai.

Mengapa saya katakan demikian?

Karena banyak artikel yang belum diedit.

Banyak artikel yang link-nya error 404, alias tidak ditemukan.

Terpantau dari laporan Google Webmaster, error 404-nya tembus sampai 546 halaman.

Error 404 Halaman Artikel Petani Kode

Hal ini akan membuat banyak orang kecewa, termasuk juga saya.

Karena sudah banyak artikel yang terindeks di google, di-share di sosial media, dan link lainnya.

Ketika mereka membukanya, akan mendapatkan error 404.

Sebelumnya, saya sudah menggunakan layanan Cloud Flare untuk mengalihkan (redirect) halaman.

Hasilnya cukup memuaskan.

Link yang seperti ini:

http://petanikode.com/2015/10/pemrograman-java-di-lab-4-berkenalan-dengan-scanner/

bisa dialihkan ke:

http://petanikode.com/pemrograman-java-di-lab-4-berkenalan-dengan-scanner/

Karena itu, saya tidak perlu pusing lagi memikirkan pengalihannya.

Akan tetapi, ada beberapa artikel yang saya edit dan mengganti link-nya.

Contohnya menjadi seperti ini:

http://petanikode.com/pemrograman-java-input-dan-output/

Tentu saja layanan Cloud Flare tidak mampu melakukan pengalihan, karena algoritma mereka hanya sebatas melakukan pencocokan saja.

Karena itu, pengalihan ini harus dilakukan secara manual.

Untungnya Hugo sudah menyediakan fitur untuk melakukannya.

Pengalihan dengan Aliases

Panduan lengkap penggunaan aliases ada di dokumentasinya Hugo.

Untuk format TOML, aliases ditulis seperti ini:

+++
        ...
aliases = [
    "/posts/my-original-url/",
    "/2010/01/01/even-earlier-url.html"
]
        ...
+++

Sedangkan untuk YAML, seperti ini:

---
        ...
aliases:
    - /posts/my-original-url/
    - /2010/01/01/even-earlier-url.html
        ...
---

Contoh:

Penggunaan Aliases di salah satu Artikel Hugo

Apa yang akan dilakukan oleh aliases?

Ketika link-link yang kita tulis dalam aliases, kita akan otomatis dialihkan ke link barunya (canonical).

Kenapa Melakukan Pengalihan?

Kalau kalian perhatikan, link artikel dari Petani Kode saat ini tidak menggunakan tanggal.

Hal ini karena, saya meniru dari beberapa web pakar SEO. Mereka tidak mencantumkan tanggal di link-nya.

Dampaknya, mungkin lebih disukai Search Engine.

Trafik Petani Kode

Lah kok malah bahas SEO…

Hehehe maaf, 😄.

Pengalihan saya lakukan agar pengunjung Petani Kode merasa puas dan tidak kecewa.

Selain itu, saya juga melakukan pengeditan artikel: ditambahkan, dilengkapi, dan ditingkatkan kualitasnya.

Semoga dengan begini, tidak ada lagi yang tersesat ke halaman error 404.