Belajar Pemrograman di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan sudah di depan mata. Bagi saya bulan ramadhan adalah bulan latihan.

  • Latihan malawan hawa nafsu yang terus-menerus membujuk kita ke jalan yang tidak benar;
  • Latihan bersabar;
  • Latihan mengerjakan amalan terentu seperti solat malam;
  • Latihan bertahan hidup, karena dengan berpuasa kita bisa merasakan lapar dan mengurangi rasa rakus;
  • dan latihan yang lainnya.

Karena itu, ada baiknya juga kita memanfaatkan bulan ramadhan ini sebagai bulan latihan coding.

Bagaimana caranya?

Ok, baik… saya akan berbagi beberpa tipsnya. Ini sesuai pengalaman pribadi. Kalau ada yang kurang, nanti bisa ditambahkan lagi.

1. Mencari Waktu Luang

Pertama, silahkan cari waktu luang untuk belajar. Yaa… tidak perlu banyak-banyak, maksimal dua jam cukup.

Kalau saya, dulu belajar sehabis sahur. Karena kalau siang kuliah dan mengerjakan aktivitas yang lain.

Sehabis sahur, sekitar pukul 3 sampai pukul 5 (subuh) ada waktu luang.

Itu bisa dimanfaatkan, daripada dipakai untuk tidur dan kelolosan sampai siang. Lebih baik dipakai untuk belajar.

Biasanya jam segitu masih ada rasa ngantuk, karena itu… saya selalu ditemani secangkir kopi hangat. #eaaa… 😄

Tapi ingat waktu imsak, kalau sudah masuk waktu imsak jangan diminum kopinya. Nanti batal puasanya.

2. Dimana Tempat Belajarnya?

Belajar bisa dari mana saja, bisa dari buku, video, artikel, dan sebagainya.

Kalu saya dulu belajar melalui kursus online di Codecademy.

Materi Pelajaran di Codecademy

Tiap habis sahur, langsung buka Codecademy dan mengikuti pelajaran di sana. Sehabis solat subuh, saya lakukan lagi sampai pukul 6-7. Karena masuk kuliah pukul 8:50, jadi masih ada waktu luang.

Jika kamu belajar dari Buku, kamu bisa melakukannya dengan belajar satu bab per hari. Satu jam belajar tori dari bukunya dan satu jam berikutnya praktekin.

Atau atur sendiri sesukamu.

Jika kamu belajar dari video, misalnya tutorial dari Youtube, bisa kamu lakukan juga seperti belajar dari buku.

Berikut ini tempat-tempat belajarnya:

  • Codecademy
  • Coursera
  • HackerRank
  • Dicoding
  • CodeSaya
  • Kelas Kita
  • Learn x in y minutes
  • Zetcode.com
  • tutorialspoint.com
  • Youtube
  • dan lain-lain.

Untuk buku, (rekomendasei) kalian bisa membaca seri “Learn x in 24 hours”, seperti “Programming with Java in 24 Hours”.

Mungkin ada yang salah memahami seperti ini:

“Mana bisa belajar coding selama 24 jam?”

Buku ini memang bisa selesai di baca selama 24 jam, namun bukan berbarti kita akan langsung bisa coding dalam waktu sesingkat itu.

Nah, biar efektif… buku ini dibaca 1 hari 1 bab selama 1 jam. Berarti kita membutuhkan 24 hari untuk menyelesaikan buku ini.

  • 1 jam untuk membaca
  • 1 jam untuk mencoba coding sendiri

3. Lakukan dengan Konsisten

Lakulanlah secara konsisten. Artinya jangan ada yang bolong. Karena, hal yang terus-menerus dilakukan baik sengaja atau terpaksa akan menjadi sebuah habits/kebiasaan.

Saat saya belajar di Codecademy, saya menyelesaikan kursus python selama 28 hari tanpa bolong, setelah itu lanjut ke kursus yang lain.

Baca juga: Ini yang Saya Lakukan untuk Munguasai Dasar Pemrograman Python dalam Sebulan

Sehingga saya memproleh penghargaan coding paling lama 30 hari. 😁

Pencapaian Codecademy

Bagi kamu yang belajar dari buku dan tidak memiliki sistem pecatatan seperti Codecademy, bisa memanfaatkan Github.

Caranya, upload coding setiap hari ke github higga warna hijau tidak ada yang bolong di profilmu.

Aktivitas coding di github

Atau bisa juga menggunakan aplikasi pencatat habits.

Aplikasi pencatat habis

4. Buat Catatan atau Ajari Orang Lain

Agar tdak lupa, buat catatan tetang hal yang dipelajari. Bisa mencatat di buku maupun di blog.

Jangan lupa juga untuk mengajari orang lain. Percaya atau tidak, dengan menjelaskan kepada orang lain… kita akan semakin paham dengan lebih baik.

Seperti yang dikatakan Albert Einstein.

Jika kamu tidak bisa menjelaskannya secara sederhana, kamu tidak memahaminya dengan baik.

– Albert Einstein

Akhir kata…

Setelah selesai bulan ramadhan, apakah kita akan berhenti belajar?

Tidak.

Teruslah belajar. Karena satu bulan saja tidak akan cukup untuk menjadi expert. Kita butuh latihan lebih banyak lagi.

Jadi itulah beberapa tips (berdasarkan pengalaman) dari saya untuk belajar pemrograman di bulan ramadhan.

Mungkin ada yang mau menambahkan, silahkan corat-coret di komentar.

Semoga saja kita dapat beribadah dengan lancar di bulan ramadhan kali ini.

Selamat menantikan bulan ramadhan.