Pemrograman

Bahasa

Framework

Peralatan

Info

Cara Menggunakan Web Server dari PHP

– 10 October 2016

Pada PHP versi 5.4.0, CLI SAPI menyediakan fitur build-in web server yang memungkinkan kita untuk membuat server web dari perintah command line (CLI). Namun, server tersebut hanya bisa digunakan untuk pengembangan (development) aplikasi saja. Bila kita menggunakannya untuk server produksi, kemungkinan akan macet karena terlalu banyak request.

Membuat Server dari Commnd Line

Pastikan PHP sudah terinstal, kemudian buat sebuah server dengan perintah berikut ini.
php -S localhost:8000
Perhatikan argumen -S, argumen tersebut menggunakan huruf kapital. Kemudian argumen kedua adalah alamat server dan nomer port yang akan digunakan. Nomer port bebas, asalkan tidak bentrok dengan nomer port service lain.
Membuat server dari command lineGambar di atas menunjukkan, kalau servernya siap menerima request dari alamat http://localhost:8000 dengan root dokumenya /home/petanikode.
Mencoba akses server dari browser
Kita akan mendapatkan error 404, karena tidak ada file index.php di root dokumen server tersebut. Berikut ini log yang akan tampil di terminal.
petanikode@imajinasi ~ $ php -S localhost:8000
PHP 7.0.8-0ubuntu0.16.04.3 Development Server started at Sun Oct  9 14:43:04 2016
Listening on http://localhost:8000
Document root is /home/petanikode
Press Ctrl-C to quit.
[Sun Oct  9 14:49:15 2016] 127.0.0.1:40244 [404]: / - No such file or directory
[Sun Oct  9 14:49:15 2016] 127.0.0.1:40246 [404]: /favicon.ico - No such file or directory
[Sun Oct  9 14:49:15 2016] 127.0.0.1:40248 [404]: /favicon.ico - No such file or directory
Untuk menghentikan server, tekan tombol Ctrl+c.

Root Document

Root Document merupakan lokasi dari dokumen proyek atau web. Misalkan, pada contoh percobaan di atas, root dokumennya berada di /home/petanikode/. Karena saya menjalankan perintah tersebut di home direktori. Mari kita coba menggunakan root dokumen yang lain.
  1. Buat sebuah direktori baru, kemudian masuk ke direktori tersebut
    mkdir webku
    cd webku
  2. Buat sebuah file baru bernama index.php
    touch index.php
  3. Isi file tersebut dengan kode berikut ini
    <?php
    echo "Hallo, ini webku. Selamat datang ya";
    ?>
  4. Keumudian jalankan servernya
    php -S localhost:8000
Berikut ini hasil output yang akan kita dapatkan.
Mencoba akses server dengan direktori dokumen root yang berbeda
Lokasi dokumen root juga dapat kita tentukan secara spesifik dengan arugmen -t. Misalnya,
php -S localhost:8000 -t /var/www/html/proyek-web/

Menggunakan Skrip Router

Router fungsinya untuk mengatur arah dan tujuan. Misalkan, sebuah permintaan (request) dengan URI /profil maka arahkan atau buka halaman profil.php.
  1. Buatlah file baru pada direktori sebelumnya dengan nama router.php, kemudian isi dengan kode berukut.
    <?php // router.php
    switch ($_SERVER["REQUEST_URI"]){
    
        case "/profil": 
            include("profil.php");
            break;
        case "/home":
            echo "Ini halaman Home";
            break;
        default:
            echo "404: Halaman tidak ditemukan";
    
    }
    ?> 
  2. Kemudian buatlah file bernama profil.php dengan isi sebagai berikut.
    <?php
    echo "Ini halaman profil";
    ?>
  3. Jalankan servernya
    php -S localhost:8000 router.php
Hasil output yang akan kita dapatkan adalah seperti gambar ini.
Ujicoba router
Nah, itulah cara menggunakan web server bawaan PHP. Lebih lengkapnya, bisa dipelajari di dokumentasi PHP. Sekian tulisan kali ini, mudah-mudahan bermanfaat.

Referensi: http://php.net/manual/en/features.commandline.webserver.php

No comments :

Post a Comment