Pemrograman

Bahasa

Framework

Peralatan

Info

Cara Membuat Bot Telegram dengan Layanan Hook.io

– 05 September 2016

Pada terbitan sebelumnya, saya sudah membahas cara membuat bot Telegram melalui @manybot. Tapi hanya berfungsi untuk auto posting dari RSS feed, VK, Youtube dan Twitter. Nah, sekarang kita akan coba membuat bot yang bisa kita kostum sendiri, tentunya dengan kode.

Hook.io memungkinkan kita menaruh kode bot dalam layanan mereka. Menurut Nicola Malizia, pada artikelnya yang berjudul "How to easily build a Telegram Bot with Hook.io" Hook.io sebuah platform open srouce untuk menyimpan dan membuat layanan mikro HTTP. Hook.io mendukung banyak bahasa pemrograman.

Bahan-bahan yang dibutuhkan

  1. Token Bot Telegram
  2. Akun Hook.io

Membuat Bot dan Mendapatkan Token

Silahkan buka @botfather untuk mendaftarkan bot baru. Pada tombol perintah bot (/), pilih /newBot.
 
Setelah itu, silahkan balas dengan nama bot yang ingin anda daftarkan. Contoh: "Pak Tani".
 
Selanjutnya, anda akan diminta username untuk bot. Setiap username harus diakhiri dengan kata "bot" dibelakangnya.
 
Lalu anda akan mendapatkan kode token bot.

Simpan token tersebut, karena akan kita gunakan untuk menghubungkannya dengan Hook.io.

Membuat Service Hook

Setelah anda membuat akun di Hook.io, silahkan buat service baru. Klik di sini untuk membuatnya. Isi nama hook yang akan dibuat, contoh "petani".

Klik Create untuk membuatnya.

Membuat Variabel Lingkungan (Env)

Silahkan masuk ke https://hook.io/env untuk membuat variabel lingkungan. Variabel lingkungan akan kita gunakan untuk menyimpan token bot agar kita tidak mengetik tokennya dalam kode.

Membuat Kode Bot

Perahatikan kode Hook Source:

Silahkan ganti kode (Hook Source) tersebut dengan kode ini.
module['exports'] = function petaniBot (hook) {
    var request = require('request');
      request
          .post('https://api.telegram.org/bot' + hook.env.token_petani_bot + '/sendMessage')
        .form({
              "chat_id": hook.params.message.chat.id,
              "text": "Anda mengirim: " + hook.params.message.text
        });
}
Perhatikan hook.env.token_petani_bot, itu adalah nama variabel lingkungan yang baru saja kita buat. Kemudian hook.params.message adalah parameter yang diterima dari chat Telegram.

Pada kode tersebut, kita melakukan request pengiriman ke API Telegram setelah menerima data dari parameter. Method yang digunakan untuk mengirim/membalas pesan adalah /sendMessage. Lihat di dokumentasi API Telegram.

Menghubungkan Bot dengan Hook

Untuk menghubungkan bot dengan hook, silahkan susun URL-nya menjadi seperti ini:
https://api.telegram.org/bot<TOKEN>/setWebhook?url=https://hook.io/<hook-user>/<hook-name>
Silahkan diganti:
  • <TOKEN> dengan token bot anda
  • <hook-user> dengan username hook.io anda
  • <hook-name> dengan nama layanan/service hook yang anda buat
Setelah itu, silahkan buka URL tersebut melalui browser. Jika anda mendapatkan balasan seperti ini, maka bot berhasil dihubungkan dengan layanan hook.

Percobaan

Silahkan buka atau chat dengan bot yang sudah dibuat, http://telegram.me/petani_bot.

Kesimpulan dan Saran

Bot Telegram dapat kita kendalikan dengan kode yang disimpan di Hook.io. Kita bisa menentukan bagaimana tingkah laku Bot melalui kode. Saran untuk pengembangan selanjutnya, bisa ditambahkan kecerdasan buatan agar bot lebih bermanfaat. Misalnya, kecerdasan buatan untuk menganalisa cuaca dan tanaman yang harus ditanam pada musim tertentu. Atau bisa kita terapkan API Simsimi agar bot bisa berbicara seperti Simsimi.

Jangan lupa bergabung ke Channel Petani Kode di Telegram: https://telegram.me/petanikode

Referensi: https://unnikked.ga/build-telegram-bot-hook-io/

No comments :

Post a Comment