Pemrograman

Bahasa

Framework

Peralatan

Info

Pemrograman java di lab (11): Percabangan If/Else-If/Else dan Switch/Case

– 09 November 2015

Percabangan if-else-if meurpakan pengembangan dari percabangan if-else. Percabangan ini memiliki lebih dari dua (banyak) pilihan keputusan. Sementara itu, percabangan switch-case merupakan percabangan bentuk lain. Namun, pada hakikatnya sama seperti percabangan if-else-if.

Percabangan If/Else-If/Else

Bentuk dasar percabangan if-else-if
if (suatu kondisi) {
    // maka kerjakan ini
    // kerjakan perintah ini juga
    // ...
} else if (kondisi lain) {
    // kerjakan ini
    // kerjakan ini juga
    // ...
} else if (kondisi yang lain lagi) {
    // kerjakan perintah ini
    // kerjakan ini juga
    // ... 
} esle {
    // kerjakan ini kalau
    // semua kondisi di atas
    // tidak ada yang benar
    // ...
} 
Jumlah else-if tidak terbatas. Kita bisa membuat berapapun yang kita mau. Tapi, perlu diperhatikan. Jumlah else-if bergantung dari kasus/masalah yang akan diselesaikan. Sebagai contoh, silahkan buat program untuk menghitung grade nilai.


Ketetuan nilai akhir pada program di atas diperoleh dari 20% dari nilai harian ditambah 30% nilai UTS dan ditambah 50% nilai UAS.
nilaiAkhir = (nilaiHarian * 20/100) + (nilaiUts * 30/100) + (nilaiUas * 50/100)
atau sama dengan
nilaiAkhir = (nilaiHarian * 0.2) + (nilaiUts * 0.3) + (nilaiUas * 0.5)
maka, hasil output program di atas akan seperti berikut ini.

Input nilai Harian

Input nilai UTS

Input nilai UAS

Output nilai akhir

Output nilai Grade

Percabangan Switch/Case

Percabangan switch-case pada hakikatnya sama seperti percabangan if-else-if. Percabangan ini juga memiliki banayak alternatif pilihan. Bentuk dasar percabangan switch-case:
switch(variabel){
    case 1:
        // kerjakan kode ini
        // kode ini juga
        break;
    case 2:
        // kerjakan kode ini
        // kode ini juga
        break;
    case 3:
        // kerjakan kode ini
        // kode ini juga
        break;
    default:
        // kerjakan kode ini
        // kode ini juga
        break;
}
Percabangan switch-case memiliki format yang berbeda dengan if-else-if. Setiap kondisi di switch-case diakhiri dengan titik dua (:) kemudian diikuti blok kode yang akan dikerjakan bila kondisinya benar. Setiap blok kode diakhiri dengan kata break, fungsinya untuk menghentikan pengecekan kondisi berikutnya.

Silahkan coba ikuti contoh program berikut. Sebuah program yang akan membandingkan inputan yang diberikan dengan case yang sudah ditentukan. Misalkan saya menginputkan "merah", maka case "merah" akan terpilih atau bernilai benar (true).


Hasil output program di atas adalah sebagai berikut:

Cukup sekian pembahasan tentang if-else-if dan switch-case. Selanjutnya anda bisa berlatih dengan kasus lain. Selamat berpikir!