Pemrograman

Bahasa

Framework

Peralatan

Info

Pemrograman java di lab (6): Mengenal Operator

– 17 October 2015

Operator dalam pemrograman merupakan sebuah simbol yang digunakan untuk memanipulasi data. Secara umum, operator dibagi menjadi dua, operator aritmatika dan logika. Operator aritmatika menghasilkan bilangan aritmatika. Sedangkan operator logika menghasilkan true dan false (boolean).

Sebelum memulai menulis kode, buatlah terlebih dahulu sebuah paket di proyeknya bernama pertemuan3. Karena hari ini adalah pertmuan yang ke-3.

1. Operator aritmatika

Buatlah kelas baru bernama OperatorAritmatika, kemudian ikuti kode berikut:


program di atas akan menghasilkan output seperti ini:

Program keliling persegi panjang

Selanjutnya, silahkan berlatih dengan kasus menghitung keliling persegi panjang. Rumusnya kll = 2p + 2l, rumus ini dapat dibuat dalam kode menjadi kll = (2*p) + (2*l). Sehingga kode programnya akan seperti ini:

Program di atas akan menghasilkan 18.0. Karena nilai yang dimasukan untuk panjang adalah 6 dan lebar adalah 3.

Tantangan pomodoro

Tantangan ini saya namakan tangangan pomodoro, karena saya akan memberikan waktu 25 menit untuk mengerjakan program dengan rumus ini:
Agar lebih mudah, kita ganti f(x) menjadi y, sehingga terbentuk rumus berikut ini:
y = (2*x*x - 3*x - 2) / (x-2);
Selanjutnya, silahkan anda membuat kode sendiri. Cobalah masukkan nilai x dengan nilai seperti tabel pada gambar di atas. Contoh hasil outputnya akan seperti ini:

Ada penambahan tanda kurung di dalam rumus. Itu menandakan bagian yang akan dihitung terlebih dahulu. Seperti dalam matematika, dalam pemrogramanan juga ada tingkatan operator.

2. Operator penugasan

Operator penugasan (Assignment Operator) merupakan operator yang bertugas memberikan (mengisi) nilai ke variabel. Operator ini ditandai dengan sama dengan (=).

Operator penugasan juga dapat digunakan untuk mempersingkat sebuah operasai. Contohnya:
int varAngka = 10;
varAngka = varAngka + 5;
Operasi di atas dapat kita persingkat dengan operator penugasan, sehingga menjadi seperti ini:
int varAngka = 10;
varAngka += 5;
Kedua potongan kode di atas, akan menghasilkan nilai yang sama. Selain operator di atas, ada juga operator penugasan yang lain.

OperatorKeterangan
=Pemberian nilai
+= Penambahan
-= Pengurangan
*= Perkalian
/= Pembagian
%= Sisa bagi

Sekarang, cobalah terapkan dalam kode. Buatlah sebuah kelas baru beranama OperatorPenugasan di paket pertemuan3. Kemudian ikuti kode berikut:


Hasil outputnya, akan seperti ini:

3. Operator pambanding

Operator pembanding atau disebut juga operator relasi merupakan operator yang digunakan untuk membandingkan nilai kiri dan kanan. Operator pembanding akan menghasilkan nilai boolean, yaitu true dan false. Contoh:
10 < 12
Maka akan menghasilkan nilai true. Untuk lebih jelasnya, mari kita coba dalam kode. Buatlah sebuah kelas baru bernama OperatorPembanding di paket pertemuan3. Kemudian ikuti kode berikut:


Kode program di atas, akan menghasilkan output seperti ini:

4. Operator Logika

Operator logika digunakan untuk melakukan operasi logika, seperti konjungsi (dan), disjungsi (atau), negasi (kebalikan), implikasi, dan sebagainya. Operator konjungsi dsimbolkan dengan simbol dan ganda (&&); operator dusjungsi disimbolkan dengan simbol garis tegak ganda (||). Sedangkan, operator negasi disimbolkan dengan tanda seru (!).

Selain disebut sebagai operator logika, operator ini juga disebut operator kondisi.

Contoh program, buatlah sebuah kelas baru beranama OperatorLogika di pakaet pertemuan3. Kemudian ikuti kode berikut ini:
Kode program di atas, akan menghasilkan output seperti ini:


---
Cukup sekian dulu, pembahasan tentang operator. Sampai di sini ada yang mau ditanyakan? silahkan tuliskan di kotak komentar!