Pemrograman

Bahasa

Framework

Peralatan

Info

Gaya penulisan kode snake case dan camel case

– 17 October 2015

Penulisan kode program ternyata memiliki gaya tersendiri. Sebagian programer suka menggunakan snake case. Ada juga yang lebih senang menggunakan camel case. Manapun gaya yang dipakai, akan tetap menghasilkan program yang sama.

1. Gaya Snake Case

Gaya ini ditandai dengan garis bawah (_). Bila menulis kode dengan tanda ini akan terbentuk seperti ular yang menjalar. Contoh:
ini_penulisan_snake_case();
Snake Case lebih mudah dibaca dibandingkan Camel Case. Saya sering menggunakan gaya ini saat belajar pemrograman pascal, PHP, dan C.

2. Gaya Camel Case

Semua hurufnya menyatu, tidak ada spasi atau garis bawa. Itulah ciri khas dari gaya penulisan camel case. Dinamakan camel case karena susunan teks yang terbentuk terlihat seperti punggung onta. Perhatikan contoh berikut:
iniPenulisanCamelCase();
Camel case terasa lebih mudah diketik, namun terasa sulit dibaca karena susuan teksnya tidak memiliki pemisah. Saya sering menggunakan gaya camel case saat menulis kode javascript, java, dan C++.

---
Jadi, manakah gaya penulisan kode yang sering anda pakai?