Pemrograman

Bahasa

Framework

Peralatan

Info

Membuat fungsi di php

– 11 March 2015

Banyak fungsi build-in dari php yang sering kita gunakan, seperti print(), print_r(), unset(), dll. Kita juga dapat membuat fungsi sendiri sesuai keinginan dan kebutuhan.

Fungsi adalah sekumpulan intruksi yang dibungkus dalam sebuah blok. Fungsi dapat digunakan kapan saja, sesuai kebutuhan. Fungsi di PHP dapat dibuat dngan kata kunci function diikuti dengan nama fungsinya. Contoh:

function namaFungsi(){
...
}

Kode intruksi dapat di tulis di dalam kurung kurawal ({...}). Contoh:

function perkenalan(){
    echo "Assalamulaikmu, <br>";
    echo "Perkenalkan, nama saya Ardianta<br/>";
    echo "Senang berkenalan dengan anda<br/>";
}

Fungsi yang sudah dibuat tidak akan menghasilkan apapun kalau tidak dipanggil. Kita dapat memanggil fungsi dengan menuliskan namanya. Contoh:

perknalan();

Jadi, kode lengkapnya seperti ini:

<?php
// mmbuat fungsi
function perkenalan(){
    echo "Assalamulaikmu, <br>";
    echo "Perkenalkan, nama saya Ardianta<br/>";
    echo "Senang berkenalan dengan anda<br/>";
}

// memanggil fungsi yang sudah dibuat
perkenalan();

echo "<hr>";

// memanggilnya lagi
perkenalan();
?>

hasilnya:

Fungsi dengan parameter

Supaya intruksi yang di dalam fungsi lebih dinamis, kita dapat menggunakan parameter untuk memasukkan sebuah nilai ke dalam fungsi. Nilai tersebut akan diolah di dalam fungsi. Misalkan, pada contoh fungsi yang tadi, tidak mungkin nama yang dicetak adalah ardianta saja dan salam yang dipakai tidak selalu assalamualaikum. Maka, kita dapat memodifikasinya menjadi seperti ini:

<?php
// mmbuat fungsi
function perkenalan($nama, $salam){
    echo $salam.", <br>";
    echo "Perkenalkan, nama saya ".$nama."<br/>";
    echo "Senang berkenalan dengan anda<br/>";
}

// memanggil fungsi yang sudah dibuat
perkenalan("Muhardian", "Hi");

echo "<hr>";

$saya = "Indry";
$ucapanSalam = "Selamat pagi";
// memanggilnya lagi
perkenalan($saya, $ucapanSalam);
?>

Hasilnya:

Paramter dengan nilai default

Nilai default dapat kita berikan di parameter. Nilai default berfungsi untuk mengisi nilai sebuah parameter, kalau parameter tersebut tidak diisi nilainya. Misalnya, saya lupa mengisi parameter salam, maka program akan error. Oleh karena itu, kita perlu memberikan nilai default supaya tidak error. contoh:

<?php
// mmbuat fungsi
function perkenalan($nama, $salam="Assalamualaikum"){
    echo $salam.", <br>";
    echo "Perkenalkan, nama saya ".$nama."<br/>";
    echo "Senang berkenalan dengan anda<br/>";
}

// memanggil fungsi yang sudah dibuat
perkenalan("Muhardian", "Hi");

echo "<hr>";

$saya = "Indry";
$ucapanSalam = "Selamat pagi";
// memanggilnya lagi tanpa mengisi parameter salam
perkenalan($saya);
?>

Hasilnya:

Fungsi yang megembalikan nilai

Hasil pengolahan nilai dari fungsi mungkin saja kita butuhkan untuk pemrosesan berikutnya. Oleh karena itu, kita harus membuat fungsi yang dapat mengembalikan nilai. Pengembalian nilai di fungsi dapat menggunakan kata kunci return. Contoh:

<?php
// membuat fungsi
function hitungUmur($thn_lahir, $thn_sekarang){
    $umur = $thn_sekarang - $thn_lahir;
    return $umur;
}

echo "Umur saya adalah ". hitungUmur(1994, 2015) ." tahun";
?>

Hasilnya:

Memangil fungsi di dalam fungsi

Fungsi yang sudah kita buat, dapat juga dipanggil di dalam fungsi lain. Contoh:

<?php
// membuat fungsi
function hitungUmur($thn_lahir, $thn_sekarang){
    $umur = $thn_sekarang - $thn_lahir;
    return $umur;
}

function perkenalan($nama, $salam="Assalamualaikum"){
    echo $salam.", <br>";
    echo "Perkenalkan, nama saya ".$nama."<br/>";
      // memanggil fungsi lain
      echo "Saya berusia ". hitungUmur(1994, 2015) ." tahun<br/>";
    echo "Senang berkenalan dengan anda<br/>";
}


// memanggil fungsi perkenalan
perkenalan("Ardianta");

?>

Hasilnya:

Fungsi rekursif

Fungsi rekursif adalah fungsi yang memanggil dirinya sendiri. Fungsi ini biasanya digunakan untuk menyelesaikan masalah sepeti faktorial, bilangan fibbonaci, pemrograman dinamis, dll. Contoh fungsi rekursif:

<?php

function faktorial($angka) {
    if ($angka < 2) {
        return 1;
    } else {
        // memanggil dirinya sendiri
        return ($angka * faktorial($angka-1));
    }
}

// memanggil fungsi
echo "faktorial 5 adalah " . faktorial(5);

?>

Hasilnya:

Panduan membuat fungsi di php ini, saya akhiri sampai di sini. Sebenarnya, masih ada lagi yang pelu di bahas tentang fungsi. Insa’allah saya akan membahasnya di tulisan berikutnya.

No comments :

Post a Comment